Singkil, 05 Maret 2026 – Memasuki hari-hari penuh berkah di bulan Ramadhan 2026, Mahkamah Syar’iyah Singkil konsisten menghidupkan suasana spiritual di lingkungan kerja. Bertempat di Mushola Al-Mizan, setelah pelaksanaan salat Zuhur berjamaah, Ketua MS Singkil memimpin kegiatan rutin Kultum (Kuliah Tujuh Menit) yang dihadiri oleh seluruh jajaran hakim, pegawai, dan PPPK.

Dalam tausiyahnya kali ini, Ketua MS Singkil menyampaikan materi mendalam mengenai profil pribadi muslim yang ideal, yang tidak hanya shaleh secara ritual namun juga shaleh secara sosial. Beliau mengupas tuntas tiga pilar utama pembentuk karakter mulia:
1. Menjadi Pribadi yang Bermanfaat bagi Orang Lain
Mengawali materinya, beliau menekankan bahwa tolok ukur kemuliaan seorang hamba di mata Allah SWT adalah sejauh mana ia memberikan manfaat bagi sesamanya.
Dalam konteks pelayanan publik di Mahkamah Syar’iyah, beliau berpesan agar seluruh aparatur tidak sekadar bekerja menggugurkan kewajiban, namun niatkan setiap bantuan yang diberikan kepada pencari keadilan sebagai amal jariyah yang meringankan beban orang lain.
2. Kecerdasan Emosional: Mampu Mengelola Amarah
Poin kedua yang menjadi sorotan adalah kemampuan menahan diri. Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan madrasah bagi pengendalian emosi. Beliau menjelaskan bahwa orang yang kuat bukanlah yang hebat dalam bertarung, melainkan yang mampu mengendalikan dirinya saat amarah memuncak.
Mengelola amarah di lingkungan kerja sangat krusial. Dengan hati yang tenang, keputusan yang diambil akan lebih bijaksana, dan koordinasi antarpegawai akan berjalan lebih harmonis tanpa ada ego yang saling berbenturan.
3. Kelapangan Hati untuk Mudah Memaafkan
Sebagai penutup yang menyejukkan, Ketua MS Singkil mengajak jamaah untuk memiliki sifat pemaaf. Memaafkan bukan berarti kalah, melainkan menunjukkan tingginya kualitas iman seseorang.
Beliau mengingatkan bahwa dendam hanya akan menjadi beban batin yang menghambat produktivitas dan merusak pahala puasa. Dengan saling memaafkan, silaturahmi di internal Mahkamah Syar’iyah Singkil akan semakin solid, menciptakan lingkungan kerja yang positif dan penuh keberkahan.
Penutup Kegiatan
Kegiatan kultum yang berlangsung khidmat ini diakhiri dengan doa bersama. Diharapkan, melalui siraman rohani ini, seluruh aparatur MS Singkil dapat mengimplementasikan ketiga nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat Aceh Singkil.
Website Resmi Mahkamah Syar'iyah Aceh