Langsa | ms-langsa.go.id. | Rabu, 04 Maret 2026, Bulan suci Ramadhan tidak menyurutkan semangat dedikasi aparatur Mahkamah Syar’iyah Langsa. Di tengah kesibukan melayani masyarakat dan menegakkan keadilan, seluruh jajaran pegawai, mulai dari hakim, pejabat struktural, fungsional, hingga PPPK diingatkan untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an.

Tausiyah pada kesempatan kali ini disampaikan oleh Kasubbag Umum dan Keuangan Mahkamah Syar’iyah Langsa, Ibu Hayati Ayu Miko, S.E.

Dalam sebuah pesan pembinaan yang disampaikan di Musholla Darussalam MS Langsa, ditekankan bahwa Ramadhan adalah Syahrul Qur’an (Bulan Al-Qur’an). Membaca Al-Qur’an bukan sekadar ibadah ritual, melainkan memiliki fungsi krusial bagi aparat penegak hukum yang sehari-hari berhadapan dengan perkara-perkara yang menguras emosi dan pikiran.

“Membaca Al-Qur’an akan menghadirkan ketenangan jiwa, sehingga kita bisa bekerja dengan lebih jernih dan ikhlas dalam menjalankan tugas kedinasan,” pungkas beliau.
Ada tiga poin utama yang menjadi sorotan dalam penguatan mental tersebut:
- Al-Qur’an sebagai Syafaat: Menjadi penolong bagi pembacanya di hari akhir kelak.
- Obat Penawar (Syifa): Sebagai penenang hati di tengah tekanan pekerjaan profesional di lingkungan peradilan.
- Investasi Akhirat: Mengingat pahala yang berlipat ganda atas setiap huruf yang dibaca selama bulan suci.
Pimpinan MS Langsa juga mengajak seluruh pegawai untuk tidak melewatkan hari tanpa membaca Al-Qur’an, meskipun hanya satu ‘ain atau satu halaman di sela-sela jam istirahat kantor. Langkah ini diharapkan dapat membentuk karakter aparatur yang religius dan memiliki integritas tinggi dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat Langsa.
Kegiatan rutin di Musholla Darussalam ini ditutup dengan doa agar seluruh keluarga besar MS Langsa senantiasa dalam keberkahan dan rahmat Allah SWT selama menjalankan ibadah puasa dan tugas negara.
Website Resmi Mahkamah Syar'iyah Aceh