SINGKIL – Ada yang berbeda dengan suasana di lingkungan Mahkamah Syar’iyah Singkil pada Jumat pagi, 5 Juni 2026. Jika biasanya hari-hari dipenuhi dengan tumpukan berkas perkara, persidangan, dan pelayanan prima kepada masyarakat pencari keadilan, kali ini suasana tampak lebih kasual, bugar, dan penuh gelak tawa.

Dalam rangka menjaga kebugaran fisik dan mempererat tali silaturahmi antar-pegawai, Mahkamah Syar’iyah Singkil kembali menggelar agenda rutin “Jumat Sehat”. Menariknya, agenda Jumat Sehat kali ini didominasi oleh aksi energik dari ibu-ibu pegawai, baik dari unsur hakim, kepaniteraan, kesekretariatan, hingga anggota Dharmayukti Karini yang memadati lapangan tenis.
Mengubah Penat Menjadi Keringat Sehat Sejak pukul 08.00 WIB, para aparatur sipil negara wanita dan segenap karyawati MS Singkil telah bersiap dengan atribut olahraga lengkap. Raket tenis yang biasanya tersimpan rapi, kini mantap digenggam. Kegiatan diawali dengan pemanasan bersama untuk menghindari cedera, sebelum kemudian dilanjutkan dengan sesi pertandingan eksibisi dan latihan bersama.
Olahraga tenis lapangan selama ini mungkin identik dengan olahraga yang didominasi oleh kaum pria di lingkungan peradilan. Namun, hari ini ibu-ibu MS Singkil membuktikan bahwa mereka tidak kalah lincah. Pukulan forehand dan backhand yang bertenaga, dipadu dengan riuhnya sorak sorai penonton saat bola gagal melewati net, menciptakan atmosfer yang sangat cair dan penuh kekeluargaan.
Ketua Mahkamah Syar’iyah Singkil menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga biasa.
Selain manfaat kesehatan, bermain tenis lapangan ini juga menjadi sarana efektif untuk membangun team building. Di lapangan, sekat-sekat struktural dan jabatan melebur. Seorang hakim bisa berpasangan dengan staf kesekretariatan, saling bekerja sama dan berkomunikasi demi mengembalikan bola ke area lawan.
Kekompakan yang terbangun di lapangan tenis ini diharapkan dapat terbawa ke dalam ritme kerja sehari-hari di kantor. Hubungan kerja yang harmonis dan komunikasi yang cair antar-pegawai dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan pelayanan peradilan yang cepat, tepat, dan transparan di MS Singkil. Berikut adalah beberapa manfaat utama yang dirasakan dari agenda Jumat Sehat kali ini:
- Kesehatan Fisik: Meningkatkan kebugaran jantung, stamina, dan kelincahan tubuh.
- Kesehatan Mental: Mengurangi kejenuhan dan stres akibat beban kerja mingguan.
- Solidaritas Tim: Mempererat rasa kebersamaan dan mengikis kaku-kaku birokrasi melalui interaksi yang informal.
Kegiatan tenis lapangan ini berlangsung hingga menjelang siang hari dengan penuh antusiasme. Meski peluh membasahi pakaian olahraga mereka, rona bahagia dan semangat tetap terpancar dari wajah para ibu-ibu pegawai MS Singkil.
Agenda Jumat Sehat ini menjadi bukti nyata bahwa Mahkamah Syar’iyah Singkil tidak hanya fokus pada aspek formal penegakan hukum dan administrasi peradilan, tetapi juga sangat peduli terhadap kesejahteraan fisik dan mental para aparaturnya (well-being). Sebab, untuk melahirkan pelayanan yang prima dan berintegritas bagi masyarakat Aceh Singkil, dibutuhkan jiwa dan tubuh yang sehat dari para pelaksananya. Mens sana in corpore sano—di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat.
Website Resmi Mahkamah Syar'iyah Aceh