Perpisahan Menyisakan Haru, Langkah Boleh Beranjak Namun Jejak Pengabdian Tetap Tinggal

Banda Aceh, Jumat, 22 Mei 2026 — Ada pertemuan yang berakhir dengan senyum, namun tidak sedikit pula yang meninggalkan rasa haru karena kebersamaan yang selama ini terjalin harus memasuki babak baru. Suasana seperti itulah yang terasa di lingkungan Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh saat digelar acara perpisahan untuk mantan Ketua, ibu Hj. Dian Ingrasanti Lubis, S.Ag., S.H., M.H., yang kini mendapat amanah baru sebagai Ketua Pengadilan Agama Medan Kelas I-A, serta bapak Dr. Drs. Rokhmadi, M.Hum., yang memperoleh promosi sebagai Hakim Tinggi PTA Kepulauan Riau.

Acara yang berlangsung dalam nuansa hangat dan penuh kekeluargaan itu bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan menjadi ruang untuk mengenang perjalanan pengabdian yang telah ditorehkan bersama. Tawa yang selama ini mengisi hari-hari kerja seakan berpadu dengan rasa haru, menyadarkan bahwa setiap pertemuan yang dijalani dengan ketulusan akan selalu meninggalkan jejak dalam ingatan.

Dalam kesempatan tersebut, ibu Hj. Dian Ingrasanti Lubis, S.Ag., S.H., M.H., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan serta kebersamaan yang dirasakan selama menjalankan tugas di Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh. Menurutnya, kebersamaan yang terjalin selama ini bukan sekadar hubungan kerja, tetapi juga ikatan kekeluargaan yang diharapkan tetap terjaga meskipun berada di tempat tugas yang berbeda.

Senada dengan hal tersebut, Dr. Drs. Rokhmadi, M.Hum., turut menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya pernah menjadi bagian dari keluarga besar Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh. Menurutnya, setiap perjalanan pengabdian memberikan pelajaran dan makna tersendiri yang akan menjadi bekal dalam melanjutkan amanah di tempat tugas yang baru.

Rasa haru semakin terasa ketika pesan dan kesan mulai disampaikan oleh para aparatur. Bukan hanya ucapan perpisahan, namun juga ungkapan terima kasih atas bimbingan, perhatian, serta keteladanan yang selama ini dirasakan. Di balik perpindahan tugas, tersimpan kenangan tentang kebersamaan yang telah membangun semangat dan kekuatan dalam menjalankan tanggung jawab bersama.

Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh, Dr. Amir Khalis, menyampaikan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan kontribusi yang telah diberikan selama bertugas serta menilai pengabdian yang dijalankan dengan integritas dan profesionalisme menjadi teladan bagi seluruh aparatur. Acara kemudian ditutup dengan pemberian cenderamata dan sesi foto bersama sebagai simbol penghormatan serta doa agar amanah baru yang diemban membawa kesuksesan dan keberkahan di tempat tugas yang baru.(MyQ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *