SINGKIL – Ada yang berbeda dengan suasana di kantor Mahkamah Syar’iyah Singkil pada Jumat, 5 Juni 2026. Sejak pagi hari, aroma harum bumbu masakan tradisional khas Aceh dan Nusantara sudah semerbak memenuhi area halaman belakang kantor. Bukan karena adanya katering eksternal, melainkan karena seluruh aparatur MS Singkil—mulai dari pimpinan, hakim, panitera, sekretaris, hingga sedang bahu-bahu membahu dalam kegiatan Masak Bersama.

Rutinitas menangani perkara hukum dan kedinasan sehari-hari seringkali menyita energi dan memicu ketegangan mental. Oleh karena itu, kegiatan memasak bersama ini hadir sebagai oase pelepas penat.
Mencairkan Hierarki: Di depan wajan dan talenan, semua orang setara. Kerjasama interpersonal terbangun lebih santai tanpa memandang jabatan.
Komunikasi Informal: Obrolan ringan sembari mengaduk masakan terbukti ampuh menyelesaikan miskomunikasi kerja yang mungkin terjadi selama hari aktif.
Menghargai Proses: Memasak melatih kesabaran dan koordinasi yang kuat antar-anggota tim.

Menu Sehat dan Edukasi Pangan Lokal
Pada kegiatan Jumat kali ini, menu yang disajikan berfokus pada pangan lokal yang bergizi dan higienis. Pilihan menu jatuh pada hidangan berkuah kaya rempah tradisional dan lauk pauk tinggi protein, yang dinilai mampu mengembalikan stamina setelah sepekan bekerja keras.
Setelah semua hidangan matang, kegiatan ditutup dengan makan bersama di atas gelaran tikar. Semua aparatur duduk melingkar, menikmati hasil jerih payah kolektif mereka.

Makan bersama ini memicu rasa syukur yang mendalam dan mempererat rasa kekeluargaan (ukhuwah). Energi positif yang dihasilkan dari kegiatan Jumat berkah ini diharapkan dapat langsung berdampak pada meningkatnya semangat kerja dan kualitas pelayanan publik di Mahkamah Syar’iyah Singkil pada minggu-minggu berikutnya.
Lewat sepiring makanan yang dimasak dengan rasa gotong royong, MS Singkil membuktikan bahwa soliditas instansi tidak hanya dibangun di atas meja rapat, tetapi juga bisa diracik dengan indah dari dapur kebersamaan.
Website Resmi Mahkamah Syar'iyah Aceh