SINGKIL – Lingkungan kerja yang harmonis tidak hanya dibangun melalui profesionalisme di meja sidang atau ketertiban administrasi, melainkan juga lewat rasa kepedulian dan kebersamaan antar-pegawai. Prinsip kekeluargaan inilah yang kembali ditunjukkan oleh jajaran Mahkamah Syar’iyah Singkil pada Kamis, 18 Juni 2026.

Dipimpin langsung oleh unsur pimpinan, rombongan MS Singkil menggelar kunjungan sosial (anjangsana) ke kediaman salah satu pegawai yang baru saja berbahagia atas kelahiran anak pertamanya. Kegiatan ini menjadi momentum hangat di tengah padatnya aktivitas kedinasan.
Kunjungan yang berlangsung dengan penuh khidmat dan diselimuti rasa kekeluargaan ini bertujuan untuk:
- Mempererat tali silaturahmi antar-pegawai dan pimpinan di luar jam dinas.
- Memberikan dukungan moril serta apresiasi kepada pegawai yang sedang memasuki fase baru sebagai orang tua.
- Membangun work-life balance yang sehat, di mana institusi peduli pada kesejahteraan emosional anggotanya.
Rombongan yang terdiri dari para hakim, pejabat struktural, fungsional, disambut hangat oleh pasangan orang tua baru tersebut. Gurat kebahagiaan dan rasa haru tidak dapat menyembunyikan rasa terima kasih mereka atas perhatian besar yang diberikan oleh rekan-rekan kerja.
Kegiatan anjangsana seperti ini terbukti memberikan dampak psikologis yang sangat positif terhadap soliditas internal lembaga. Pegawai yang dikunjungi merasa diakui, dihargai, dan didukung penuh oleh lingkungan kerjanya. Rasa memiliki (sense of belonging) yang kuat ini dipercaya akan bermuara pada peningkatan motivasi kerja dan performa pelayanan publik yang lebih prima saat pegawai tersebut kembali aktif bertugas nantinya.
Dengan terlaksananya kunjungan ini, Mahkamah Syar’iyah Singkil kembali membuktikan bahwa di balik ketegasan hukum dan kedisiplinan birokrasi, mengalir rasa kemanusiaan dan persaudaraan yang kokoh di antara seluruh aparaturnya.
Website Resmi Mahkamah Syar'iyah Aceh