Keluarga Besar MS Lhokseumawe Gelar Takziah ke Kediaman Ibu Suraya Selaku Jurusita MS Lhokseumawe

Keluarga Besar MS Lhokseumawe Gelar Takziah ke Kediaman Ibu Suraya Selaku Jurusita MS Lhokseumawe

Lhokseumawe — Keluarga besar Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe tengah diselimuti suasana duka yang mendalam. Sebagai bentuk solidaritas, empati, dan penguatan ikatan kekeluargaan antar-aparatur, pimpinan beserta seluruh jajaran Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe menggelar kunjungan takziah kolektif ke kediaman Ibu Suraya, yang mengemban amanah sebagai Jurusita pada Kamis (09/07). Kunjungan ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dan dukungan moril secara langsung menyusul kabar duka atas berpulangnya putra bungsu dari Ibu Suraya pada hari Selasa kemarin.

Kehadiran rombongan keluarga besar Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe ke rumah duka dipimpin langsung oleh Ketua MS Lhokseumawe, Ibu Dr. Ervy Sukmarwati, S.H.I., M.H. Kehadiran pimpinan tertinggi ini turut didampingi oleh jajaran Hakim, Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional, serta seluruh staf Aparatur Sipil Negara (ASN). Kehadiran seluruh elemen aparatur secara lengkap ini mencerminkan betapa kuatnya rasa kebersamaan dan kepedulian sosial yang tertanam di lingkungan internal Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe dalam menghadapi situasi kedukaan yang dialami oleh salah satu anggotanya.

Dalam momentum penuh khidmat tersebut, segenap pimpinan dan seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe menyampaikan rasa belasungkawa dan dukacita yang sedalam-dalamnya atas ujian berat yang tengah menimpa Ibu Suraya beserta keluarga besar yang ditinggalkan. Untaian doa terbaik dipanjatkan secara khusyuk agar segala amal ibadah serta kebaikan yang telah dilakukan almarhum semasa hidupnya diterima oleh Allah SWT, seluruh kekhilafan dan dosanya diampuni, serta diberikan tempat yang paling mulia dan damai di sisi-Nya.

Tidak hanya memberikan dukungan spiritual bagi almarhum, keluarga besar Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe juga secara khusus mendoakan agar Ibu Suraya beserta seluruh keluarga yang ditinggalkan senantiasa dianugerahi kekuatan lahir dan batin, ketabahan yang luas, kesabaran, serta keikhlasan dalam menerima segala ketetapan dan takdir dari Allah SWT. Pihak lembaga berharap agar kehadiran dan dukungan moril dari rekan-rekan kerja sejawat ini dapat sedikit meringankan beban kesedihan serta memberikan penghibur lara bagi keluarga yang sedang berduka.

Rangkaian kegiatan takziah di rumah duka tersebut diisi dengan penuh kekhusyukan melalui pelaksanaan doa bersama, zikir, serta pembacaan surah Yasin yang dipimpin oleh perwakilan aparatur Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe. Kunjungan takziah ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban sosial keagamaan semata, melainkan menjadi bukti nyata dari komitmen Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe dalam merawat nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas kelompok, serta hubungan kekeluargaan yang erat, di mana setiap kedukaan yang dirasakan oleh seorang aparatur juga menjadi kedukaan mendalam bagi seluruh keluarga besar lembaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *