Bekerja Cerdas dan Aman di Era AI

Bekerja Cerdas dan Aman di Era AI

Banda Aceh | 27 Juli 2026 – Mahkamah Syar’iyah Aceh menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Bekerja Cerdas dan Aman di Era AI” yang disampaikan oleh Azmi Thoyib pada Senin (27/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman aparatur mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara bijak, sekaligus memperkuat kesadaran terhadap ancaman penipuan digital dan pentingnya menjaga keamanan data di lingkungan kerja.

Dalam pemaparannya, Azmi Thoyib menjelaskan bahwa perkembangan teknologi AI telah memberikan berbagai kemudahan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pekerjaan sehari-hari. AI dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas, mempercepat penyusunan dokumen, membantu analisis data, serta mendukung penyelesaian berbagai pekerjaan administratif secara lebih efektif dan efisien.

Namun demikian, di balik berbagai manfaat tersebut, penggunaan teknologi AI juga harus disertai dengan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan siber yang semakin berkembang. Berbagai bentuk penipuan digital, seperti phishing, penyalahgunaan identitas, tautan palsu, hingga rekayasa sosial (social engineering), menjadi ancaman yang perlu dikenali oleh setiap aparatur agar tidak menjadi korban maupun menyebabkan kebocoran informasi penting.

Selain itu, materi juga menekankan pentingnya menjaga keamanan data, khususnya data kedinasan yang bersifat rahasia. Setiap pegawai diharapkan mampu menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menggunakan aplikasi berbasis AI, tidak sembarangan membagikan dokumen internal, serta selalu memastikan bahwa informasi yang diproses tidak melanggar ketentuan keamanan informasi dan perlindungan data.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Aceh dapat memanfaatkan teknologi AI secara cerdas, bertanggung jawab, dan sesuai dengan etika penggunaan teknologi. Di sisi lain, peningkatan literasi digital juga menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, adaptif, dan siap menghadapi tantangan transformasi digital di era kecerdasan buatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *