SINGKIL – Selasa, 10 Februari 2026 | Dalam rangka memperkuat sinergi internasional dan memperluas wawasan terkait sistem peradilan Islam di Asia Tenggara, jajaran kepaniteraan Mahkamah Syar’iyah Singkil menghadiri agenda penting berupa Kunjungan Kehormatan (Courtesy Call) Virtual dengan Jabatan Kehakiman Syariah Sarawak (JKSS), Malaysia.

Kegiatan yang dilaksanakan melalui platform Zoom Meeting ini menjadi momentum penting bagi kedua institusi untuk saling bertukar informasi mengenai prosedur hukum, inovasi layanan, dan tantangan penegakan hukum syariat di era digital.
Salah satu topik utama dalam diskusi tersebut adalah penerapan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) di Indonesia dan bagaimana Jabatan Kehakiman Syariah Sarawak mengelola administrasi perkara mereka. Mengingat letak geografis Sarawak yang unik, mereka banyak berbagi pengalaman mengenai persidangan jarak jauh—sesuatu yang juga sangat relevan bagi Mahkamah Syar’iyah Singkil yang memiliki wilayah hukum yang luas dengan tantangan aksesibilitas tertentu.
“Pertukaran ilmu ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya Mahkamah Syar’iyah Singkil untuk melihat perbandingan (komparasi) hukum yang berlaku antar negara tetangga. Ternyata, banyak kesamaan tantangan yang dihadapi, terutama dalam memberikan pelayanan prima bagi masyarakat pencari keadilan di daerah terpencil,” ujar Panitera Mahkamah Syar’iyah Singkil di sela-sela kegiatan.
Poin-Poin Penting Kunjungan Kehormatan:
- Harmonisasi Hukum Syariah: Diskusi mengenai perkembangan hukum keluarga Islam (Munakahat) di kedua negara.
- Manajemen Perkara: Penjelasan mengenai alur gugatan dari meja pertama hingga putusan, yang dipaparkan secara mendalam oleh Panmud Gugatan.
- Publikasi Informasi: Panmud Hukum menyoroti pentingnya keterbukaan informasi publik dan bagaimana teknologi informasi dapat membantu meningkatkan transparansi di lembaga peradilan.
Membangun Reputasi Internasional
Keikutsertaan Mahkamah Syar’iyah Singkil dalam agenda internasional ini membuktikan bahwa meskipun berada di beranda terdepan Aceh, semangat untuk belajar dan beradaptasi dengan standar global tetap menjadi prioritas. Jabatan Kehakiman Syariah Sarawak menyambut hangat partisipasi ini dan berharap kerja sama ini dapat berlanjut dalam bentuk kolaborasi riset atau studi banding luring di masa depan.
Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam ini diakhiri dengan sesi foto bersama secara virtual dan komitmen untuk terus menjalin komunikasi demi kemajuan peradilan syariah di wilayah Nusantara. Semoga…
Website Resmi Mahkamah Syar'iyah Aceh