MS Aceh Perkuat Kinerja dan Pelayanan melalui Pembinaan dan Monitoring di Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren

MS Aceh Perkuat Kinerja dan Pelayanan melalui Pembinaan dan Monitoring di Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren


Blangkejeren, 23 Juni 2026 – Mahkamah Syar’iyah Aceh melaksanakan kegiatan pembinaan dan monitoring pada Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren dalam rangka peningkatan kualitas kinerja, pelayanan publik, serta penguatan tata kelola peradilan. Kegiatan yang berlangsung di ruang sidang utama Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren tersebut dibuka oleh Reni Dian Sari, S.H.I., M.H., Hakim Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh.) Ketua Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh hakim, pejabat struktural dan fungsional, serta aparatur Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren.

Tim pembinaan Mahkamah Syar’iyah Aceh yang hadir terdiri atas Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh Dr. H. Zulkifli Yus, M.H., Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh Drs. Alaidin, M.H., Sekretaris Mahkamah Syar’iyah Aceh H. Khairuddin, S.H., M.H., Kepala Bagian Perencanaan dan Kepegawaian Mashuri, S.Ag., Kasubbag Rencana Program dan Anggaran Mahkamah Syar’iyah Aceh Fahmi Riswin, S.E.Ak., Pranata Keuangan APBN Denny Kurniawan, S.T., serta Ari Noviar, S.H. dan Muhammad Zamzami selaku Operator Layanan Operasional Mahkamah Syar’iyah Aceh.

Dalam pembinaannya, Fahmi Riswin, S.E.Ak., selaku Kasubbag Rencana Program dan Anggaran Mahkamah Syar’iyah Aceh, menyampaikan materi terkait penguatan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Beliau menekankan pentingnya penyusunan perencanaan yang terukur, pelaporan kinerja yang akurat, serta pemanfaatan data dan teknologi informasi sebagai dasar pengambilan keputusan guna meningkatkan kualitas tata kelola organisasi.

Selanjutnya, Mashuri, S.Ag., selaku Kepala Bagian Perencanaan dan Kepegawaian Mahkamah Syar’iyah Aceh, memberikan pembinaan mengenai Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara (IP ASN). Dalam arahannya, seluruh aparatur didorong untuk terus meningkatkan kompetensi, disiplin, dan profesionalisme guna mendukung terwujudnya ASN yang berkualitas dan berintegritas. Selain itu, disampaikan pula berbagai informasi terkait pengembangan karier, promosi dan rotasi jabatan, serta upaya peningkatan kesejahteraan pegawai yang terus diperjuangkan oleh Mahkamah Agung.

Sementara itu, Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh, Drs. Alaidin, M.H., dalam pembinaannya menekankan pentingnya memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat pencari keadilan. Menurut beliau, pelayanan yang baik tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi, tetapi juga harus disertai empati, keramahan, dan komunikasi yang santun agar masyarakat merasa nyaman dan dihargai saat memperoleh layanan di pengadilan.

Beliau menegaskan bahwa pelayanan prima tidak hanya diwujudkan melalui salam, senyum, dan sapa, tetapi juga melalui kemampuan memahami psikologi serta kondisi emosional setiap pihak yang dilayani. Aparatur pengadilan harus mampu membaca situasi, memahami kebutuhan yang tersirat, menunjukkan empati, serta memberikan pelayanan yang menenangkan dan solutif sesuai kebutuhan masyarakat pencari keadilan.

Selain itu, beliau juga mengingatkan seluruh aparatur untuk senantiasa menjaga integritas dan disiplin dalam menjalankan tugas guna mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan. Integritas, profesionalisme, dan sikap melayani dengan hati merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan peradilan yang berkualitas dan berkeadilan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh, Dr. H. Zulkifli Yus, M.H., menyampaikan pembinaan terkait pengembangan peradilan elektronik yang akan terus diperluas oleh Mahkamah Agung. Beliau mengingatkan agar seluruh aparatur memahami perkembangan regulasi dan kebijakan terbaru, khususnya terkait administrasi perkara, upaya hukum, dan penyelesaian perkara sesuai target yang telah ditetapkan. Selain itu, beliau menekankan pentingnya peran aktif hakim dalam persidangan, optimalisasi mediasi, serta penanganan eksekusi yang sesuai prosedur. Mengakhiri arahannya, Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh mengajak seluruh aparatur untuk terus menjaga integritas, profesionalisme, dan sikap rendah hati dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan.

Kegiatan pembinaan dan monitoring berlangsung dengan lancar, interaktif, dan penuh antusiasme. Melalui kegiatan ini, Mahkamah Syar’iyah Aceh berharap seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren dapat terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, memperkuat profesionalisme, serta mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi guna mewujudkan pelayanan peradilan yang prima dan berkeadilan. (Tim Media)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *