SINGKIL – Mengawali minggu kerja ketiga di bulan Juni, Mahkamah Syar’iyah Singkil kembali menggelar kegiatan wajib Apel Pagi rutin pada hari Senin, 15 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman utama gedung kantor Mahkamah Syar’iyah Singkil ini dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Singkil dan diikuti oleh seluruh jajaran aparatur, mulai dari unsur Sekretaris, Pejabat Struktural dan Fungsional, dan Staf.
Tepat pukul 08.00 WIB, barisan apel disiapkan dengan tertib. Pelaksanaan apel pagi ini merupakan momentum krusial untuk menyatukan visi, menyalakan kembali energi kerja setelah libur akhir pekan, serta mengoordinasikan rencana strategis pelayanan publik selama sepekan ke depan.
Amanat Pembina Apel: Optimalisasi Target Kinerja Mutakhir
Dalam amanatnya, Ketua Mahkamah Syar’iyah Singkil selaku Pembina Apel menyampaikan ucapan selamat datang kembali kepada seluruh aparatur yang telah menyegarkan pikiran selama akhir pekan. Beliau menegaskan bahwa hari Senin harus disikapi dengan optimisme tinggi dan komitmen profesionalisme yang tidak kendor.
Internalisasi Nilai Utama Mahkamah Agung RI
Bukan sekadar rutinitas penegakan disiplin pegawai, momentum apel pagi ini juga dimanfaatkan untuk meneguhkan kembali 8 (delapan) Nilai Utama Mahkamah Agung Republik Indonesia. Seluruh peserta apel diajak untuk meresapi nilai kemandirian, integritas, kejujuran, akuntabilitas, responsibilitas, keterbukaan, ketidakberpihakan, dan perlakuan yang sama di hadapan hukum dalam setiap implementasi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sehari-hari.
Ketua juga menggarisbawahi bahwa integritas bukan hanya slogan di atas kertas, melainkan tercermin dari hal-hal kecil seperti ketepatan waktu kehadiran, kerapian atribut kedinasan, dan transparansi dalam melayani masyarakat.
Sinergi dan Doa Bersama Menuju Keberkahan Tugas
Suasana di lapangan upacara berlangsung dengan penuh khidmat dan tertib di bawah cuaca pagi Aceh Singkil yang cerah. Kesiapan dan kedisiplinan yang ditunjukkan oleh seluruh peserta apel mencerminkan soliditas internal yang kuat di lingkungan Mahkamah Syar’iyah Singkil.
Sebelum barisan dibubarkan untuk memulai aktivitas pelayanan di ruangan masing-masing, seluruh peserta apel menundukkan kepala sejenak untuk berdoa bersama. Doa dipanjatkan memohon kelancaran, kemudahan, keselamatan, serta perlindungan dari Allah SWT agar seluruh aktivitas kedinasan yang dilaksanakan sepanjang pekan ini bernilai ibadah dan membawa keberkahan bagi institusi serta masyarakat luas.
Website Resmi Mahkamah Syar'iyah Aceh