Launching Inovasi TARA dan SIASRI, Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren Perkuat Digitalisasi Layanan dan Administrasi


Blangkejeren, 8 Juni 2026
 – Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pelayanan yang modern, transparan, dan berbasis teknologi informasi melalui kegiatan Launching dan Sosialisasi Aplikasi TARA dan SIASRI yang diikuti oleh Ketua, Panitera, Sekretaris, para Hakim, serta seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren dalam mendukung transformasi digital dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat maupun efektivitas administrasi internal satuan kerja.

Pada kesempatan tersebut diperkenalkan Aplikasi TARA (Taksiran Tarif Perkara) yang merupakan inovasi dari Tim Agen Perubahan Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh informasi estimasi biaya perkara secara cepat, mudah, dan transparan sebelum mengajukan perkara ke pengadilan. Melalui sistem yang sederhana dan mudah diakses, masyarakat dapat mengetahui perkiraan biaya perkara berdasarkan jenis perkara dan wilayah para pihak, sehingga mendukung keterbukaan informasi dan transparansi biaya perkara.

Selain TARA, turut diperkenalkan Aplikasi SIASRI (Sistem Administrasi Surat Kepegawaian) yang dikembangkan oleh Ayu Asriani Tanjung, A.Md.T. sebagai inovasi yang berawal dari proyek aktualisasi Pelatihan Dasar CPNS. Aplikasi ini hadir sebagai solusi untuk mempermudah proses pembuatan berbagai surat kepegawaian secara lebih cepat, praktis, dan terstandarisasi. Dengan SIASRI, proses administrasi kepegawaian dapat dilakukan secara lebih efektif sehingga mendukung tertib administrasi dan efisiensi kerja di lingkungan Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren.

Dalam kegiatan launching dan sosialisasi tersebut, peserta memperoleh pemaparan mengenai latar belakang, tujuan, manfaat, serta demonstrasi penggunaan kedua aplikasi secara langsung. Melalui sesi ini, para aparatur dapat memahami fitur, fungsi, dan manfaat yang ditawarkan oleh masing-masing aplikasi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan.

Ketua Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren menyambut baik hadirnya kedua inovasi tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun budaya kerja yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan.

Dengan diluncurkannya Aplikasi TARA dan SIASRI, Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren berharap dapat menghadirkan pelayanan yang semakin mudah, cepat, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola peradilan yang modern sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan pembangunan Zona Integritas.

“Inovasi bukan hanya tentang menciptakan sesuatu yang baru, tetapi juga menghadirkan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan organisasi.” Semangat tersebut menjadi landasan lahirnya TARA dan SIASRI sebagai bagian dari transformasi digital Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren menuju pelayanan yang lebih baik. (Tim Media)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *