Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren Gelar Monev SKM, SPKP, dan SPAK sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan

Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren Gelar Monev SKM, SPKP, dan SPAK sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan

Blangkejeren | 22 Juli 2026 – Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren melaksanakan Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), Survei Persepsi Kualitas Pelayanan (SPKP), dan Survei Persepsi Anti Korupsi (SPAK) pada Rabu, 22 Juli 2026, bertempat di Media Center Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren.

Rapat dipimpin oleh Panitera Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren, Sukna, S.Ag., serta dihadiri oleh Sekretaris Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren, Muhammad Nasri, S.Kom.Ketua Tim Survei, Rahmatsah Alam Putra, S.E., dan seluruh anggota Tim Survei.

Kegiatan monev ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan survei pada Triwulan II sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan survei serta capaian nilai SKM, SPKP, dan SPAK pada triwulan berikutnya.

Dalam rapat dibahas hasil monitoring terhadap jumlah responden yang belum memenuhi target minimal sehingga perlu dilakukan optimalisasi pelaksanaan survei pada seluruh jenis layanan, termasuk layanan sidang di luar gedung. Selain itu, tim juga mengevaluasi indikator-indikator yang masih memperoleh nilai di bawah maksimal sebagai dasar penyusunan rencana tindak lanjut guna meningkatkan kualitas pelayanan.

Panitera Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren, Sukna, S.Ag., menegaskan agar seluruh petugas pelayanan dan Tim Survei berperan aktif dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat saat pengisian survei dengan tetap menjaga objektivitas, sehingga responden memahami setiap indikator penilaian dan dapat memberikan jawaban sesuai kondisi pelayanan yang diterima.

Melalui rapat monitoring dan evaluasi ini, Mahkamah Syar’iyah Blangkejeren berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui evaluasi yang berkesinambungan. Hasil monev akan menjadi dasar dalam penyusunan langkah perbaikan guna meningkatkan kepuasan masyarakat, memperkuat budaya pelayanan yang berkualitas, serta mewujudkan pelayanan yang profesional, transparan, dan berintegritas. (Tim Media)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *