msaceh

19 Nov

Mahasiswa Unida Yang Berasal Dari Thailand Berkunjung Ke MS Aceh

Banda Aceh | ms-aceh.go.id

Salah satu Universitas swasta yang ada di Banda Aceh adalah Universitas Iskandar Muda (Unida). Universitas yang mengambil nama Kodam di Aceh ini adalah besutan Kodam Iskandar Muda. Mahasiswa di Universitas ini bukan saja berasal dari Aceh, tapi juga berasal dari Thailand dan semuanya beragama Islam.

Pada umumnya, mahasiswa dari Thailand mengambil program S.2, sementara program S.1 mereka peroleh dari berbagai negara antara lain Mesir, Malaysia dan dari negara-negara Timur Tengah, bahkan ada di antaranya lulusan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Medan.

Pada hari Selasa (19/11) mahasiswa Universitas Iskandar Muda yang berasal   dari Thailand berjumlah 15 orang berkunjung ke Mahkamah Syar’iyah Aceh. Ikut bersama mereka Rektor Prof. Hasyim Ibrahim dan pimpinan Unida yang lain seperti mantan Ketua MS Aceh H. Sofyan Saleh yang menjadi Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam.

Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh H. Abd. Hamid Pulungan menerima rombongan mahasiswa ini di ruangan rapat pimpinan. Dalam kata sambutannya, H. Abd. Hamid Pulungan merasa tersanjung dan bangga dengan kehadiran calon intelektual yang berasal dari Thailand tersebut.

“Selamat datang di Mahkamah Syar’iyah Aceh dan saya merasa senang dengan  kunjungan ini semoga hubungan kita semakin erat di masa yang akan datang,” ungkapnya tersenyum.

Sementara itu, Rektor Unida Prof. Hasyim Ibrahim menyampaikan terima kasih telah diterima di Mahkamah Syar’iyah Aceh dengan membawa mahasiswa yang berasal dari Thailand. Kunjungan kami ke sini, lanjut Prof. Hasyim, untuk silaturrahmi sekaligus mendapatkan informasi tentang kewenangan Mahkamah Syar’iyah Aceh.

“Terima kasih kepada Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh yang telah menerima kami untuk berkunjung ke sini,” ujar Prof. Hasyim Ibrahim.

Dalam kesempatan tersebut, salah seorang Hakim Tinggi H. Anshary menguraikan profil dan kewenangan Mahkamah Syar’iyah Aceh dalam memeriksa dan mengadili perkara yang diajukan kepadanya. Dengan menggunakan infokus, H. Anshary menjelaskan secara rinci keistimewaan Mahkamah Syar’iyah Aceh antara lain kewenangan mengadili perkara jinayat (pidana).

“Salah satu kewenangan Mahkamah Syar’iyah Aceh adalah mengadili perkara jinayat seperti minum khamar, judi dan lain-lain,” ujar H. Anshary menjelaskan.

Setelah H. Anshary selesai menguraikan profil Mahkamah Syar’iyah Aceh, dibuka sesi tanya jawab. Ternyata, mahasiswa dari Thailand ini antusias mengajukan berbagai pertanyaan untuk mengetahui lebih mendalam tentang Mahkamah Syar’iyah Aceh.

Tak terasa, waktu pun telah mendekati waktu dzuhur. Akhirnya, pertemuan yang berlangsung dalam suasa kekeluargaan tersebut ditutup dengan do’a yang dipandu oleh salah seorang mahasiswa. Di akhir pertemuan, Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh H. Abd. Hamid Pulungan memberikan cendramata kepada Rektor Universitas Iskandar Muda Prof. Hasyim Ibrahim.

Rate this item
(0 votes)
back to top

HUBUNGI KAMI

Mahkamah Syar'iyah Aceh

Jl. T. Nyak Arief, Komplek Keistimewaan Aceh

Telp: 0651-7555976
Fax: 0651-7555977

Email :

ms.aceh@gmail.com

hukum.msaceh@gmail.com

kepegawaianmsaceh@gmail.com

jinayat.msaceh@gmail.com

LOKASI KANTOR

Mahkamah Syar'iyah Aceh © 2019