msaceh

berita se aceh

berita se aceh (5296)

Catatan MS Idi Tahun 2013, Dua Piagam Penghargaan dan Dua Piala | (7/1)

Catatan MS Idi Tahun 2013, Dua Piagam Penghargaan dan Dua Piala

Boleh dikatakan bahwa tahun 2013 merupakan tahun terbaik bagi Mahkamah Syar’iyah Idi. Betapa tidak, dengan prestasi yang berhasil diraih selama tahun 2013 menjadikan Mahkamah Syar’iyah Idi untuk terus menjadi yang terbaik.

Dua piagam penghargaan yang diraih Mahkamah Syar’iyah Idi dan dua piala dari perlombaan tenis antar MS se Aceh selama tahun 2013. Masing-masing piagam penghargaan yang diraih yaitu piagam penghargaan peringkat terbaik kedua dibidang pengiriman berita pada website MS Aceh dan piagam penghargaan peringkat terbaik ketiga dalam bidang upload putusan pada direktori putusan Mahkamah Agung RI. Dengan adanya tambahan dua piagam penghargaan ini, Mahkamah Syar’iyah Idi telah memiliki tiga piagam penghargaan. Satu lagi piagam penghargaan yang sukses diraih pada tahun 2012 yaitu menjadikan Mahkamah Syar’iyah Idi terbaik kedua dalam bidang Implementasi Siadpa MS Se Aceh.

Tambahan dua piala menjadi koleksi baru bagi Mahkamah Syar’iyah Idi, perolehan dua piala dari hasil perlombaan tenis lapangan antar MS se Aceh merupakan hasil kegigihan dan semangat dalam memberikan yang terbaik untuk Mahkamah Syar’iyah Idi. Adapun dua piala yang diraih Mahkamah Syar’iyah Idi yaitu masing-masing juara satu ganda putra pegawai dan juara tiga ganda putra hakim.

Dengan adanya dua piagam penghargaan dan dua piala yang diraih selama tahun 2013, tentunya seluruh pegawai terus termotivasi dalam memberikan yang terbaik untuk Mahkamah Syar’iyah Idi. Semoga ditahun 2014 Mahkamah Syar’iyah Idi dapat terus berkarya dan memberikan hasil yang terbaik.(DCB)

Read more...

Comment

Canopy Baru Mahkamah Syar’iyah Langsa | (07/05)

CANOPYBARU MAHKAMAH SYAR’IYAH LANGSA

Proses Pembuatan Kanopy

Dipenghujung tahun 2011 yang lalu, kembali mahkamah Syar’iyah langsa mendapat bantuan dari Pemerintah kota langsa berupa pengadaan canopyuntuk ruang tunggu pada mahkamah syar’iyah Langsa. Tahun sebelumnya juga mahkamah syar’iyah langsa telah memproleh hibah tanah seluas  lebih dari 6.000 M2 dari Pemerintah Kota Langsa secara bertahap akan dibangun tahun ini. Bantuan yang terima oleh Mahkamah Syar’iyah Langsa adalah merupakan wujud konkrit keseriusan Pemerintah Langsa untuk memberikan akses kepada masyarakat kota langsa yang mengajukan perkaranya ke Mahkamah.

Proses Pembuatan Kanopy 2

            Meskipun saat ini masih dalam pengerjaan , insyaallah dalam beberapa hari ke depan Canopy Baru tersebut sudah rampung di kerjakan. menurut wakil  Ketua Mahkamah syar’iyah Langsa Drs. H. Ribat, SH. Ruang tunggu Mahkamah Syariyah Langsa berada di dua tempat , satu berada didepan ruang sidang, dan satunya lagi berada di dalam gedung Mahkamah. Dan para pencari keadilan yang menunggu selama sidang berlangsung  sering berpindah-pindah tempat sehingga sedikit menyulitkan bagi petugas untuk memanggil  mereka. Kendala ini ditambah lagi bila turun hujan atau panas menyengat,  para pencari keadilan mencari tempat berteduh di  dalam gedung kantor, atau mereka berteduh di warung-warung sekitar kantor. Sehingga dirasa menyulitkan bagi petugas sidang  untuk memanggil para pencari keadilan.

Tentunya dengan Canopy baru ini , para pencari keadilan akan merasa teduh dan nyaman dan diharapkan tidak lagi mereka berserakan mencari tempat berteduh bila hujan atau panas menyengat.

                          Proses pembuatan Kanopy 3

Usaha pengadaan canopy baru ini tidak terlapas dari semangat  pimpinan, hakim dan pegawai untuk senantiasa melakukan loby dan pendekatan ke Pemerintah Kota Langsa agar kualiatas pelayanan terhadap masyarakat pencari keadilan dapat terpenuhi dengan baik. Disamping itu  sesuai dengan amanat Undang-Undang No. 11 tahun 2006 tentang pemerintah Aceh, Mahkamah syar’iyah disamping  merupakan bagian sistem peradilan nasional juga merupakan  bagian perangkat daerah atau provinsi yang bertugas menjalan syari’at islam di bumi serambi mekkah.  Oleh karena itu Pemerintah provinsi maupun daerah sangat bertanggung jawab secara finansial dan moral untuk memajukan dan mengamalkan syar’iat islam di Aceh. Bila ini terpenuhi  secara konsisten maka tidak mustahil pemberlakuan syar’iat islam di Aceh akan menjamin suasana tertib, aman dan damai bagi masyarakat keseluruhan dan bagi pencari keadilan di mahkamah syar’iyah khususnya.

Read more...

Comment

Bupati Simeulue HibahkanTanah Untuk Kantor MS Sinabang | (8/1)

Bupati Simeulue HibahkanTanah Untuk Kantor MS Sinabang

sinabang.ms-aceh.go.id | (31/12/2013)

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh pasal 136 ayat (2) menegaskan bahwa “Penyediaan sarana danprasarana serta penyelenggaraan kegiatan MahkamahSyar’iyah dibiayai dari APBN, APBA, dan APBK”, oleh karena itu, dalam menjalankan Tugas Pokok dan Fungsi Peradilan, Mahkamah Syar’iyah dalam wilayah Propinsi Aceh berhak mendapatkan bantuan Sarana dan Prasarana dari Pemerintah Daerah setempat, hal ini berkaitan dengan adanya penambahan kewenangan pada MahkamahSyar’iyah Aceh/Mahkamah Syar’iyah Kabupaten/Kota sebagaimana tersebut dalam pasal 128 ayat (3) “Mahkamah  Syar’iyah  berwenang memeriksa, mengadili, memutus, dan menyelesaikan perkara yang meliputi bidang ahwal al-syakhsiyah (hukum keluarga), muamalah (hukum perdata), dan jinayah (hukum pidana) yang didasarkan atas syari’at Islam”. Sebagai implementasi dari pasal 128 ayat (1) dan (2) yang berbunyi “(1) Peradilan syari’at Islam di Aceh adalah bagian dari sistem peradilan nasional dalam lingkungan peradilan agama yang dilakukan oleh Mahkamah Syar’iyah yang bebas dari pengaruh pihak mana pun; (2) Mahkamah  Syar’iyah merupakan pengadilan bagi setiap orang yang beragama Islam dan berada di Aceh”. Maka Bantuan/Hibah dari Pemerintah Daerah setempat bertujuan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan proses Peradilan Syariat Islam di Aceh.

Penantian panjang warga Mahkamah Syar’iyah Sinabang akan adanya pengalihan aset tanah milik Pemerintah Daerah Kabupaten Simeulue kepada Kantor Mahkamah Syar’iyah Sinabang akhirnya terealisasi. Setelah sekian lama berstatus pinjam pakai, tanah yang lokasi berdirinya Gedung Kantor Mahkamah Syar’iyah Sinabang diserahterimakan sebagai Hibah dari Pemerintah Daerah Kabupaten Simeulue menjadi milik Mahkamah Agung cq Mahkamah Syar’iyah Sinabang, menjelang pergantian tahun 2013 menuju tahun 2014.

Sebagaimana diketahui, bahwa penyerahan aset tanah Pemerintah Daerah Kabupaten Simeulue sebagai hibah kepada instansi vertikal di wilayah Kabupaten Simeulue, telah melalui proses yang panjang. Ketua Mahkamah Syar’iyah Sinabang telah beberapa kali mengajukan permohonan hibah aset berupa tanah, melakukan pendekatan dan penjajakan persuasif dalam setiap pertemuan dengan Pimpinan Daerah, bahkan mengirim surat permohonan hingga 3 (tiga) kali, yang pertama surat No. W1-A19/218/PL.02/IV/2012 pada tanggal 20 April 2012, kemudian disusul surat kedua No. W1-A19/437/PL.02/IX/2012 pada tanggal 10 September 2012, dan susulan berikutnya pada tanggal 5 Juli 2013 dengan surat No. W1-A19/392/PL.02/VII/2013, Bupati Simeulue meminta persetujuan DPRK Simeulue melalui surat No. 030/4543/2013 tanggal 22 Juli 2013.

Setelah dibahas secara bersama-sama antara Pemerintah Daerah dan DPRK Simeulue, barulah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Simeulue sebagaimana tertuang dalam Surat Persetujuan dan Rekomendasi DPRK Simeulue No. 591/559/DPRK/2013 tanggal 31 Juli 2013. Berdasarkan Surat Rekomendasi tersebut, dengan berlandaskan peraturan perundang-undangan terkait lainnya, maka pada tanggal 17 September 2013, Bupati Simeulue menetapkan aset tanah milik Pemerintah Daerah Kabupaten Simeulue dihibahkan kepada Pemerintah Pusat dan menjadi milik Mahkamah Agung cq Mahkamah Syar’iyah Sinabang dengan Surat Keputusan Bupati Simeulue No. 030/345/2013 tentang Penetapan Hibah Tanah Milik Pemerintah Kabupaten Simeulue kepada Mahkamah Syar’iyah Sinabang dan diserahterimakan pada tanggal 18 September 2013 dengan Berita Acara Serah Terima No. 030/5322/2013.

Ketua Mahkamah Syar’iyah Sinabang, Dra ANB Muthmainah WH menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan DPRK Simeulue yang telah merealisasikan penyerahan Hibah atas tanah milik Pemerintah Kabupaten Simeulue kepada Kantor Mahkamah Syar’iyah Sinabang. “Ketua Mahkamah Agung beserta jajarannya, Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh dan segenap keluarga besar Mahkamah Syar’iyah Sinabang menyampaikan terima kasih atas bantuan Pemerintah Kabupaten Simeulue, ini adalah bukti sebuah komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung penegakan syariat Islam di Bumi Serambi Mekkah ini, kerja sama yang baik antara Pemerintah Daerah dan jajaran Mahkamah Syar’iyah harus selalu dijalin demi kemaslahatan semua umat Islam, ini adalah suatu hal yang patut disyukuri, karena untuk pengurusan sertipikat tanah kantor, salah satu syarat utama adalah adanya bukti kepemilikan hak atas obyek tanah yang akan disertipikatkan”, pungkasnya. Dengan terbitnya surat hibah tersebut, beliau juga mengharapkan proses pesertipikasian tanah kantor Mahkamah Syar’iyah Sinabang atas nama Pemerintah Republik Indonesia Cq. Mahkamah Agung Republik Indonesia dapat segera direalisasikan. (ANB/TZ)

Habibi / Divisi Berita

Read more...

Comment

Subscribe to this RSS feed
Waka_MA.jpg YM_KMA.png maklumat_pelayanan.jpg sekretaris_MA.jpg

HUBUNGI KAMI

Mahkamah Syar'iyah Aceh

Jl. T. Nyak Arief, Komplek Keistimewaan Aceh

Telp: 0651-7555976
Fax: 0651-7555977

Email :

ms.aceh@gmail.com

hukum.msaceh@gmail.com

kepegawaianmsaceh@gmail.com

jinayat.msaceh@gmail.com

LOKASI KANTOR

Mahkamah Syar'iyah Aceh © 2019