berita se aceh 

(0651) 7555976

berita se aceh

berita se aceh (2489)

Evaluasi Tupoksi MS Kualasimpang Gelar Rakor | (1/10)

Evaluasi Tupoksi MS Kualasimpang Gelar Rakor

Kualasimpang |kualasimpang.ms-aceh.go.id

Pada tanggal 27 September 2013, bertempat di ruang utama, Mahkamah Syar’iyah Kualasimpang menggelar rapat koordinasi dalam rangka untuk refresh dan evaluasi pelaksanaan tugas selama satu bulan terakhir dan guna preparasi menghadapi akhir tahun yang sudah semakin dekat. Acara yang dimulai pukul 09.00s/d pukul 11.00 WIB dipandu oleh panitera/sekretaris Mahkamah Syar’iyaH Kualasimpang, Drs. Syarwandi, dihadiri oleh ibu Ketua, Dra. Hj. Jubaedah, SH, Wakil Ketua, Syafri, SH, serta seluruh jajaran hakim, pegawai, tenaga kontrak.

Panitera/Sekretaris dalam paparannya menyampaikan progres pelaksanaan tugas baik di bidang kesekretariatan maupun kepaniteraan serta kendala dan hambatan yang dihadapi terkait dengan sarana dan fasilitas kantor. Selain itu beliau juga memaparkan hasil sosialisasi penerapan e-dokumen dalam pengiriman berkas kasasi yang beliau ikuti bersama operator, Nurizal Ardiansyah, SE, yang telah digelar di Banda Aceh beberapa hari yang lalu.

Sementara itu ibu Ketua, Hj. Jubaedah, SH dalam pengarahannya juga menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini sangat signifikan digelar dalam rangka melihat sejauh mana progres pelaksanaan tugas dan kinerja Mahkamah Syar’iyah Kualasimpang satu bulan terakhir. Apakah dalam pelaksanaan tugas sehari-hari Mahkamah Syar’iyah Kualasimpang telah mengalami peningkatan atau jalan di tempat (stagnan) atau malah mengalami kemunduran. Dalam rapat ini semua kondisi tadi akan dideteksi, dievaluasi serta dicari solusi apabila menemukan kendala yang berarti. Kita tidak boleh datang, duduk dan diam secara rutinitas tetapi datang, kerja dan aktif sehingga apa yang menjadi kendala bisa diselesaikan secara koordinatif dan kooperatif.

Terkait dengan tugas-tugas kepaniteraan dan kesekretariatan, Ibu Ketua juga menyinggung bahwa kedua sub bidang tugas ini harus bekerja sinerji dan sejalan tidak boleh ada yang merasa lebih atau kurang, kedua sub ini harus bekerja secara kompak karena keduanya saling terkait dalam satu organisasi dan institusi yang mapan.

Waka Mahkamah Syar’iyah Kualsimpang, Syafri, SH, juga memberikan masukan tentang progres kinerja Mahkamah Syar’iyah Kualasimpang. Mahkamah Syar’iyah Kualasimpang dalam beberapa tahun terakhir ini mengalami kemajuan yang cendrung naik. Untuk itu diharapkan kepada seluruh pegawai, hakim dan tenaga kontrak Mahkamah Syar’iyah Kualasimpang agar bisa mempertahankan prestasi yang telah dicapai bahkan harus lebih bagus dari sebelumnya. Selain itu beliau juga menyarankan agar peralatan pengolah data berupa server untuk aplikasi SIADPA harus terus diperbaharui untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginiterjadi.

Suasana rapat koordinasi terlihat dinamis karena semua peserta memberikan tanggapan dan aktif menyampaikan baik berupa keluhan maupun saran serta pengalamannya masing-masing untuk kemajuan Mahkamah Syar’iyah Kualasimpang menjelang akhir tahun dan menghadapi tahun anggaran berikutnya yang sudah semakin dekat. Semuga Mahkamah Syar’iyah Kualasimpang tetap solid dan kompak untuk mencapai tujuan organisasi dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi pencari keadilan. By :Amrin Salim

Evaluasi Hasil Kinerja Pegawai MS Bireuen | (27/09)

Evaluasi Hasil Kinerja Pegawai MS Bireuen

Bireuen| www.bireuen.ms-aceh.go.id.

Mahkamah Syar’iyah Bireuen pada hari Rabu (26/9) pukul 08.10 WIB mengadakan rapat yang dipimpin oleh Ketua Drs. A. KARIM dan Panitera/Sekretaris yang diikuti oleh seluruh hakim dan pegawai serta tenaka kontrak Mahkamah Syar’iyah Bireuen yang bertempat di ruang sidang Mahkamah Syar’iyah Bireuen;

Dalam rapat tersebut Ketua menyampaikan hal-hal penting yang harus dilaksanakan ke depannya supaya dapat mencapai kinerja yang baik di antaranya tentang tunggakan minutasi perkara yang masih banyak, oleh karena itu kepada hakim dan panitera pengganti agar bekerja sama untuk dapat mengurangi tunggakan minutasi perkaranya dan selanjutnya bisa meminutasi perkara sesuai dengan ketentuan yang berlaku yaitu dalam waktu 14 hari setelah perkara dinyatakan putus;

Selanjutnya Ketua Mahkamah Syar’iyah Bireuen menyampaikan tentang disiplin pegawai agar lebih ditingkatkan lagi dalam hal jam masuk kantor jam 08.00 WIB dan jam pulang kantor jam 16.30 WIB untuk hari Senin sampai dengan hari Kamis sedangkan untuk hari Jum’at masuk jam 08.00 WIB dan jam pulang jam 17.00 WIB. Seluruh pegawai Mahkamah Syar’iyah Bireuen telah menggunakan absensi elektronik dan absen manual tetapi yang diambil data absennya adalah data yang ada dalam absensi elektronik sehingga siapa yang lambat datang atau cepat pulang, maka remunerasinya akan kena potongan 1 % kecuali dalam keadaan cuti tahunan, cuti alasan penting, cuti melahirkan, cuti sakit dan sebagainya;

 

Kemudian Ketua menyampaikan bagi Ketua Majelis Hakim-Ketua Majelis Hakim yang telah dinyatakan mutasi ke tempat yang baru berdasarkan Surat Nomor : 1347/DJA/KP.04.5/IX/2012 tentang Hasil Rapat TPM Mahkamah Agung RI tanggal 19 September 2012 yaitu Drs. M. Ihsan, M.H., Drs. Ibnu Al-Khairy dan M. Syauqi, S.HI., S.H., M.H. agar supaya menyelesaikan perkara-perkara yang telah putus tapi belum minutasi dan perkara yang masih dalam proses agar segera menyerahkan kepada Ketua agar bisa dilanjutkan oleh Ketua Majelis-Ketua Majelis yang baru;

Sebelum rapat ditutup adanya tanya jawab sepanjang yang telah disampaikan oleh Bapak Ketua Mahkamah Syar’iyah tersebut yang langsung ditanggapi oleh Bapak Ketua. Mudah-mudahan rapat evaluasi dapat ditindaklanjuti dengan baik. Aamiin. (REF)

Ekspose Hasil Pengawasan dan Pembinaan MS Takengon | (23/10)

EKPOSE HASIL PENGAWASAN DAN PEMBINAAN DI MS TAKENGON

Setelah dua hari berturut-turut melakukan pengawasan dan pembinaan di Mahkamah Syar’iyah Takengon, ba’da dhuhur hari Rabu 17 Oktober 2012, Tim dari Mahkamah Aceh yang terdiri dari Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh, Yml. Bapak DR. H. Idris Mahmudy, SH. MH., Drs. H. A. Hamid Pulungan, SH. MH. (Hakim Tinggi MS Aceh), Drs. Ilyas Abdullah, SH. (Panitera Muda Hukum MS Aceh) dan Fuadi, melakukan ekpose hasil pengawasan dan pembinaannya bertempat di ruang sidang utama Mahkamah Syar’iyah Takengon. Pada kesempatan pertama ekpose tersebut, Bapak  A. Hamid Pulungan menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan tugas-tugas di MS Takengon sudah baik dan benar, khususnya terhadap beberapa hal yang pada saat dilakukan pemeriksaan kemarin belum lengkap atau belum sempurna pelaksanaannya, alhamdulillah pada hari ini sudah nampak realisasinya, diantaranya seperti sudah dimuatnya berita-berita aktual seputar kegiatan di MS Takengon di Website – sesaat kemudian Pak Hamid langsung menunjukkan berita pertemuan dan pengawasan kemarin (Selasa) di Website MS Takengon yang sudah diupload, kemudian portal layanan informasi perkara juga sudah diisi lengkap sejak dari tanggal pendaftaran perkara, tanggal PMH, PHS, jadwal persidangan, amar putusan, minutasi, bahkan sampai kepada perincian biaya perkara sudah terisi lengkap dengan tanggal pengembalian sisa panjar. Hal ini merupakan wujud bentuk komitmen pegawai MS Takengon dalam menindaklanjuti hasil pengawasan ini, puji Pak Hamid dengan gaya kocaknya yang khas.

Selanjutnya beliau mengemukakan beberapa hal yang menjadi temuan dan perlu pembenahan ke depan, diantaranya yaitu :

  • Sesuai dengan hasil Bimtek. Hakim Tinggi, judul berita acara bukan BERITA ACARA PERSIDANGAN, tetapi yang benar adalah BERITA ACARA SIDANG;
  • Bukti surat merupakan bagian dari halaman BAS dan BAS harus sudah siap diketik dan ditandatangani oleh Ketua Majelis satu hari sebelum hari sidang berikutnya;
  • Jadwal sidang di Website harus sudah diupload dan sudah dapat dilihat di website paling lambat satu hari sebelum hari sidang;
  • Keterangan saksi tidak perlu dikonfrontir kepada para pihak dan tidak perlu ada pertanyaan kepada saksi tentang bagaimana pendapat saksi mengenai penyelesaian permasalahan rumah tangga para pihak;
  • Laporan Mediator harus menyebutkan tanggal pelaksanaan Mediasi dan hendaknya diberi tenggang waktu untuk pelaksanaan mediasi minimal dua atau tiga minggu, karena menurut Perma No. 1 Tahun 2008, waktu untuk mediasi maksimal 40 hari bahkan bila perlu dapat diperpanjang selama 14 hari;
  • Semua Putusan MS Takengon harus diupload ke website MS Takengon dan Direktori Putusan MARI setelah dianonimisasi;
  • Pemeriksaan saksi di persidangan harus menggunakan pola 5 W (Who, What, Why, Where, When) dan 1 H (How);
  • Ada 47 item kriteria penilaian website yang telah ditetapkan oleh Badilag, diharapkan supaya semua criteria tersebut dapat diisi dengan data dan informasi yang lengkap dan akurat, karena hal ini akan menggambarkan sejauh mana keterbukaan informasi dan transparansi publik telah berjalan di lembaga peradilan khususnya Mahkamah Syar’iyah Takengon ini.

Setelah Bapak A. Hamid Pulungan menyajikan hasil pengawasannya, lalu dilanjutkan oleh Panmud. Hukum MS Aceh, Bapak Drs. Ilyas Abdullah, SH. yang menyampaikan hasil pengawasannya meliputi 4 bidang, yaitu :

  • Semua Buku Register sudah tersedia di MS Takengon sesuai petunjuk Pola Bindalmin, tetapi kontinueitas pengisiannya perlu lebih ditingkatkan agar seluruh data perkara dan transaksi keuangan perkara terisi lengkap dan akurat;
  • Bidang pelayanan publik di MS Takengon sudah baik, indikatornya antara lain sudah tersedianya desk info (meja informasi), instrument yang diperlukan sudah tersedia dan petugasnya yang menguasai bidang tugas tersebut;
  • Bidang kearsipan juga sudah tertata dengan baik, namun perlu ada penambahan lemari arsip dan box perkara agar tidak bercampur lagi arsip berkas perkara yang sudah lama (tahun 2002) dengan yang baru (tahun 2012);
  • Implementasi SAIDPA Plus perlu lebih ditingkatkan dengan cara memfungsikan semua user agar bekerja menurut tugasnya masing-masing (networking system), agar seluruh bidang dalam SIADPA Plus tersebut terisi dengan lengkap dan benar;

 

Pada sesi terakhir ekspose, Ketua MS Aceh (Yml. Bapak DR. H. Idris Mahmudy, SH. MH.) memberikan arahan dan bimbingannya menyangkut beberapa hal yang perlu mendapat perhatian dan stressing poin di MS Takengon, yaitu :

  • Website harus selalu online dan uptodate, pertahankan prestasi Website MS Takengon yang sudah meraih peringkat pertama di Aceh dan tingkatkan prestisenya agar dapat meraih peringkat yang lebih baik secara nasional;
  • Tingkatkan kebersihan, keindahan dan keamanan kantor agar nyaman dalam bekerja dan nilai estetika kantor yang besar dan megah ini dapat dijaga dengan baik;
  • Pelihara dan tingkatkan kekompakan, kebersamaan dalam bekerja serta silaturrahim antar sesama pegawai MS Takengon;

Bapak Ketua MS Aceh mengharapkan agar motto beliau dalam bekerja yaitu bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja ikhlas juga dapat diterapkan oleh seluruh pegawai di MS Takengon. “Untuk memperoleh hasil yang baik, kita harus bekerja keras, untuk mewujudkan hasil kerja yang benar sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku, kita harus bekerja cerdas dan agar kita mendapatkan pahala disisi Allah SWT, maka kita harus bekerja ikhlas”, tambah Pak Ketua ketika hendak menutup arahan dan bimbingannya.

Sebelum pertemuan antara tim dari MS Aceh dengan pegawai MS Takengon itu ditutup, Ketua MS Takengon mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada bapak-bapak anggota tim yang telah melakukan pengawasan dan memberikan pembinaan dan bimbingan kepada seluruh pegawai MS Takengon. “Semua itu sangat bermanfaat bagi kami disini dan atas nama pimpinan serta seluruh jajaran di MS Takengon ini saya berjanji akan menindaklanjuti temuan dan pengarahan bapak-bapak tadi, semoga pelaksanaan tugas-tugas ke depan di MS Takengon akan lebih meningkat dan mencapai hasil yang lebih baik lagi”, ucap Pak Ketua MS Takengon dengan penuh semangat.

 

Usai pelaksanaan ekspose, Tim dari MS Aceh berpose bersama Pimpinan dan seluruh pegawai MS Takengon. Terlihat berbagai gaya dalam posisi masing-masing yang trendi dan eksentrik dalam foto bersama tersebut dengan baground gedung kantor MS Takengon yang besar dan megah itu. Ketika jam hampir menunjukkan pukul 15.00 WIB, ke empat anggota tim pengawasan dan pembinaan dari MS Aceh tersebut beranjak kembali ke Banda Aceh dengan mengendrai mobil dinas Kijang Innova yang dipandu oleh Fuadi sebagai drivernya. Selamat jalan, semoga selamat sampai ketujuan dan sampai jumpa lagi dilain kesempatan. Ilal liqa’ ma’as salamah… see you a gain… (JID).

Halaman 476 dari 498