msaceh

01 Mar

Bimbingan Teknis Kompetensi Hakim Peradilan Agama Tahun 2012 | (01/03)

Tangerang | www.ms-aceh.go.id (01/03/2012)

Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Drs. H. Purwosusilo, SH. MH membuka secara resmi kegiatan  Bimbingan Teknis Kompetensi Hakim Peradilan Agama Tahun 2012 di Great Western Resort, Tangerang pada tanggal 29 Pebruari 2012 pukul 20.00 Wib. Beliau mewakili Dirjen Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI Bapak Drs. H. Wahyu Widiana, MA yang berhalangan hadir pada acara tersebut oleh karena berbagai kesibukan.

Kepala Subdit Pengembangan Tenaga Teknis Peradilan Agama Ditjen Badilag H. Arjuna, SH. MM melaporkan bahwa peserta Bimtek tersebut sebanyak 46 orang yang terdiri dari Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama dan  Hakim Tinggi. Disebutkan, tujuan Bimtek adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, keterampilan dan profesionalitas Hakim, juga diharapkan dapat memberikan konstribusi dalam menyusun bahan ajar untuk kegiatan Bimtek lainnya di lingkungan Peradilan Agama. Sedangkan tenaga pengajar adalah berasal dari Mahkamah Agung yaitu Yang Mulia Hakim Agung Prof. Dr. H. Abdul Manan, SH. S.IP. M. Hum dan unsur Pengadilan Tinggi Agama. Untuk mengefektifkan Bimtek, maka metodologi dalam Bimtek ini adalah ceramah, tanya jawab, diskusi dan interaktif dengan nara sumber.

Waktu pelaksanaan Bimtek adalah selama 4 (empat) hari yaitu tanggal 29 Pebruari sampai dengan 3 Maret 2012. Pembiayaan Bimtek ini sepenuhnya dari DIPA Ditjen Badilag Mahkamah Agung RI tahun 2012, demikian dilaporkan Kepala Subdit Pengembangan Tenaga Teknis H. Arjuna.

Direktur Pembinaan Tenaga Teknis H. Purwosusilo dalam kata sambutannya pada acara pembukaan menyampaikan, bahwa Pengadilan Tingkat Banding sebagai voor post / kawal depan Mahkamah Agung harus benar-benar berfungsi sebagai pengayom dan pembina kepada pengadilan tingkat pertama yang berada di wilayah hukumnya. Dalam rangka pemberdayaan Pengadilan Tingkat Banding, baru-baru ini telah diadakan Lokakarya agar Pengadilan Tingkat Banding benar-benar dapat diberdayakan, yaitu untuk melakukan pembinaan tenaga teknis maupun dalam bidang kesekretariatan. Diharapkan, dalam waktu yang akan datang akan ada pelimpahan kewenangan Ditjen Badilag kepada Pengadilan Tinggi Agama tentang tanggung jawab yang selama ini berada pada Ditjen Badilag, sebab sekarang ini kata Direktur semua kegiatan mulai dari pengangkatan jurusita sampai dengan kepegawaian Ketua Pengadilan Tinggi Agama berada pada Ditjen Badilag.

Ditambahkan, apabila semua kegiatan terkonsentrasi pada Ditjen Badilag, misalnya Bimtek yang seperti ini, maka kesempatan untuk pelatihan bagi Hakim Tinggi akan sangat terbatas, sebab Bimtek ini hanya mampu untuk 50 orang Hakim Tinggi, dan hal itu berarti maka untuk melatih Hakim Tinggi sebanyak 500 (lima ratus) orang berupa Bimtek akan memakan waktu selama 10 (sepuluh) tahun, jelas Direktur. Oleh sebab itu kata Direktur lagi, Bimtek Hakim dan Kepaniteraan akan dilimpahkan menjadi kewenangan Pengadilan Tinggi Agama.

Dalam sambutannya, Direktur juga menyinggung tentang masih adanya beda persepsi tentang pemahaman dalam pelaksanaan tugas di antara Hakim Tinggi, sehingga menimbulkan kerancuan ketika Hakim Tinggi mengadakan pembinaan dan pengawasan kepada pengadilan tingkat pertama. “Oleh sebab itulah tujuan Bimtek ini adalah untuk menyusun pedoman pembinaan agar ada persamaan persepsi tentang teknis dalam menjalankan tugas”, kata Direktur.

Bagi para peserta yang ikut Bimtek sekarang ini akan diberikan sertifikat dan berhak memberikan Bimtek secara nasional, wilayah maupun lokal. Bagaimana tingkatan seseorang menjadi tenaga Bimtek, apakah menjadi tenaga pemberi Bimtek tingkat nasional, tingkat wilayah atau tingkat lokal, tergantung amal masing-masing, kata Direktur secara bergurau.

Dijelaskannya lagi, bahwa pengangkatan Hakim Tinggi untuk masa yang akan datang akan diusahakan bagi mereka yang telah pernah  menjadi Ketua Pengadilan Agama Kelas IB atau Hakim Pengadilan Agama Kelas I A yang pernah Ketua Pengadilan Agama Kelas II. Tetapi untuk masa sekarang ini masih memperhatikan masa transisi. Hal ini dimaksudkan, agar pengalamannya sudah cukup dan telah mapan untuk diangkat menjadi Hakim Tinggi, demikian disampaikan Direktur.

Pembukaan Bimtek tersebut ditandai dengan ketuk palu 3 kali dan pengalungan tanda peserta oleh Direktur kepada perwakilan yaitu Dr. H. A. Mukti Arto SH. M. Hum (Wakil Ketua PTA Ambon) dan Dra. Hj. Rosmawardani, SH. (Hakim Tinggi  PTA Medan). Dan acara diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Dr. H. Bunyamin Alamsyah, SH. M. Hum, Hakim Tinggi PTA Bandar Lampung.

Salah seorang Hakim Tinggi dari Mahkamah Syar’iyah Aceh yaitu H. Abd. Hamid Pulungan yang ikut serta kegiatan Bimtek tersebut melaporkan dari arena Bimtek untuk website Mahkamah Syar’iyah Aceh guna dapat diketahui kegiatan Bimtek bagi penggemar setia website yang kita cintai ini. Salah seorang peserta yaitu Drs. H. Wardi Syukri, SH. MH. Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara menyampaikan kegemberiannya kepada Redaktur IT yang ikut serta dalam kegiatan Bimtek tersebut. Kebetulan Hakim Tinggi kita ini adalah teman lama Redaktur IT sewaktu bertugas di Kalimantan Tengah pada tahun delapan puluhan yang lalu.

 (by. H. Abd. Hamid Pulungan).

 

Rate this item
(0 votes)
back to top
Banner_Ucapan_Idulfitri1443.jpg KMS_Baru_2022.png Waka_MA.jpg YM_KMA.png lapor.png maklumat_pelayanan.jpg sekretaris_MA.jpg

HUBUNGI KAMI

Mahkamah Syar'iyah Aceh

Jl. T. Nyak Arief, Komplek Keistimewaan Aceh

Telp: 0651-7555976
Fax: 0651-7555977

Email :

ms.aceh@gmail.com

hukum.msaceh@gmail.com

kepegawaianmsaceh@gmail.com

jinayat.msaceh@gmail.com

LOKASI KANTOR

Mahkamah Syar'iyah Aceh © 2019