Pembinaan Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung di Mahkamah Syar’iyah Aceh 

(0651) 7555976

Kamis, 02 November 2017 16:16

Pembinaan Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung di Mahkamah Syar’iyah Aceh

Rate this item
(0 votes)

Banda Aceh | ms-aceh.go.id

Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia, Dr. H. Amran Suadi, S.H., M.H., M.M, bersama, Prof. Dr. H. Abdul Manan, S.H., S.IP, M.Hum, (Mantan Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung RI) dan Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Dr. H. Abd. Manaf, M.H., memberikan pembinaan pada jajaran aparatur Mahkamah Syar’iyah Aceh dan Mahkamah Syar’iyah Kabupaten/Kota Se-Provinsi Aceh. Rabu tanggal 01 Nopember 2017 pukul 20.00. WIB.

Pembinaan ini dilaksanakan di Aula Tgk Ahmad Hasballah Lt. III Mahkamah Syar’iyah Aceh, dengan para peserta antara lain ; Ketua, Wakil Ketua, Para Hakim Tinggi, Panitera, Pejabat Struktural dan Fungsional serta Pegawai Mahkamah Syar’iyah Aceh, dan para Ketua Mahkamah Syar’iyah Kabupaten/Kota Se-Provinsi Aceh.  Turut hadir dalam Pembinaan tersebut beberapa tokoh penggagas Syariat Islam di Aceh antara lain; Prof. Dr. H. A Hamid Sarong, S.H., M.H., Drs. H. Soufyan M Saleh, S.H., M.M., Dr. H. Idris Mahmudy, S.H., M.H., Drs. H. Armia Ibrahim, S.H., M.H.,  dan Drs. H. Marluddin A Jalil, S.H.

Acara ini didahului dengan Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Sdr. Mahdi Hamzah, S.H. dan dilanjutkan dengan kata sambutan Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh Dr. H. Jufri Ghalib, S.H., M.H.lalu pembinaan disampaikan oleh Prof. Dr. H. Abdul Manan, S.H., S.IP., M.Hum(Ketua PPHIMM-Pusat) dan Dr. H. Amran Suadi, S.H., M.H., M.M. (TUAKA Peradilan Agama Mahkamah Agung RI) secara bergantian.

Pada kesempatan pertama Prof. Dr. H. Abdul Manan, S.H., S.IP., M.Hum menyampaikan bahwa kehadiran beberapa tokoh ini adalah dalam rangka penulisan Buku berkaitan dengan pelaksanaan Syariat Islam di Aceh agar menjadi pengetahuan dan pemahaman yang benar tentang penerapan Hukum Jinayat, terutama bagi masyarakat di luar Aceh.

Dr. H. Amran Suadi, S.H., M.H., M.M. (TUAKA Peradilan Agama Mahkamah Agung RI) menyampaikan bahwa Akreditasi pada Peradilan Agama/Mahkamah Syar’iyah sudah merupakan suatu keharusan, karena inti dari Akreditasi itu adalah teknis pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.  Hal lain yang tak kalah pentingnya bagi seorang aparatur peradilan adalah menjaga moralitas baik di dalam maupun di luar Kantor dan untuk seorang pimpinan peradilan dan khususnya para Hakim terus mempelajari berbagai Peraturan dan Surat Edaran dari Mahkamah Agung, supaya semua perkara yang diterima di Peradilan Agama/Mahkamah Syar’iyah dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat baik dan benar, sehingga masyarakat pencari keadilan terpenuhi harapannya.  Demikian Bapak Amran Suadi mengakhiri bimbingannya. (Tim Redaksi MS.Aceh)

Read 133 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.