Panmud Jinayat dan Panitera Pengganti MS se Aceh Mengikuti Bimtek Pelaksanaan Perkara Jinayat | (2/8) 

(0651) 7555976

Rabu, 02 Agustus 2017 13:50

Panmud Jinayat dan Panitera Pengganti MS se Aceh Mengikuti Bimtek Pelaksanaan Perkara Jinayat | (2/8)

Rate this item
(0 votes)

Banda Aceh | ms-aceh.go.id

Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan integritas para pelaksana perkara Jinayat pada Mahkamah Syar’iyah di Aceh, Mahkamah Syar’iyah Aceh bekerja sama dengan Dinas Syariat Islam Aceh telah melakukan berbagai kerja sama terutama dalam  bidang pengembangan syariat Islam, salah satu tugas dan fungsi Mahkamah Syar’iyah Aceh adalah pelaksanaan perkara Jinayat dan melakukan pengawasan terhadap penerapannya di Aceh.

Inplementasi dari kerja sama tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh, Qanun Nomor 7 Tahun 2013 Tentang Hukum Acara Jinayat dan Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, telah beberapa tahun kerja sama ini dijalin dan telah beberapa kali Bimtek serupa dilaksanakan.

Salah satu indicator untuk meningkatkan profesionalisme dan integritas bagi pelaku dan pelaksana perkara Jinayat perlu ditingkatkan kemampuannya melalui Bimbingan Teknis, untuk tahun 2017 direncanakan akan dilaksanakan dua kali bimtek serupa dengan peserta yang berbeda. Bimtek kali ini sedang dilaksanakan di Hotel Grand Nanggroe Banda Aceh yang diikuti oleh Panitera Muda Jinayat, Panitera Pengganti Mahkamah Syar’iyah se Aceh, Panitera Muda dan Panitera Pengganti Mahkamah Syar’iyah Aceh berjumlah 60 orang yang kegiatannya bersumber dari dana APBA Dinas Syariat Islam tahun 2017.

Menurut Panitia yang disampaikan pada laporannya bahwa acara Bimbingan Teknis gelombang pertama disertakan lima Materi yang berkaitan dengan implementasi Pelaksanaan Perkara Jinayat di Mahkamah Syar’iyah se Aceh yaitu :

  1. Kedudukan Hukum Syariat Islam dalam Hukum Nasional yang diberikan oleh Dr. Mjnawar, MA (Kepala Dinas Syariat Islam Aceh).
  2. Penuntutan Pelanggaran Qanun Hukum Jinayat oleh Fadhlul Azmi, SH (Asisten Pidum Kejati Aceh).
  3. Peran Hakim dan Panitera Jinayat dalam menyelesaiakan Perkara Jinayat oleh Dr.H. Jufri Ghalib, S.H., M.H. (Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh).
  4. Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Jinayat oleh Heri Irawan A.Md dan Maulizar, A.Md (Admin SIPP Mahkamah Syar’iyah Aceh).
  5. Kedudukan Aparat Penegak Hukum dalam perkara Jinayat, oleh Prof.Dr.H. Alyasa” Abubakar, MA. (guru besar UIN Ar Raniry Banda Aceh.

Kepala Dinas Syariat Islam dalam sambutan nya menyampaikan bahwa pelaksanaan Bimtek ini adalah implementasi dari hasil kerja sama antara Mahkamah Syar’iyah dan Pemda Aceh dalam hal ini Dinas Syariat Islam Aceh dalam beberapa tahun ini rutin dilaksanakan, hal ini merupakan peran aktif dan sungguh-sungguh untuk meyakinkan pengambil kebijakan di Aceh agar memberi perhatian penuh dalam rangka penegakan syariat Islam di Aceh, Dinas Syariat Islam juga telah menyusun Grand Desain penegakan Syariat islam dalam berbagai bidang dan berusaha meyakinkan pihak legislatif untuk pengajuan qanun qanun dapat masuk proleg setiap tahun, agar amanah tentang penegakan syariat islam di Aceh dapat diukur peningkatannya dari tahun ke tahun.

Acara yang dimulai pada Selasa malam ini dibuka secara resmi oleh Bapak Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh(Dr. H. Jufri Ghalib, SH,. MH), yang ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Bapak Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh yang didampingi oleh Bapak Kepala Dinas Syariat Islam Aceh (Bapak Dr. Munawar, MA). Dalam arahan dan bimbingannya menyampaikan beberapa hal yang pada intinya bahwa beliau mengucapkan terima kasih kepada Dinas Syariat islam dan jajarannya yang telah melaksanakan acara ini semoga aparatur peradilan dalam hal ini Panitera pengganti lebih ahli dan cakap dalam menangani berbagai permasalahan Jinayat di daerah dan selanjutnya beliau memesan kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti acara ini secara tuntas, serius dan tidak main-main, karena untuk mendapatkan anggaran seperti ini perlu energy yang kuat dan bergelut dengan DPRA dalam rangka meyakinkan mereka, maka perlu perhatian yang serius dari para peserta. Jika kegiatan ini dapat menunjukkan grafik yang meningkat maka kegiatan ini akan berlanjut di tahun yang akan datang.

Selanjutnya dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, acara BIMTEK ini secara resmi dibuka dan dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta kepada dua orang peserta yang didampingi oleh Kepala Dinas Syariat Islam, sesi penyampaian materi dilanjutkan pada pagi Rabu besok dan berlangsung sampai dengan tanggal 3 Agustus 2017.

Semua materi yang direncanakan tersebut diharapkan dapat terkaver dalam tiga hari ini, karena ke semua materi tersebut merupakan satu kesatuan yang saling terkait satu sama lain, sehingga peserta diharapkan dapat menguasai secara keseluruhan untuk di implementasikan di Mahkamah Syar’iyah dimana bertugas. Amin  (Tim Redaktur MS. Aceh).

Read 398 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.