msaceh

19 Apr

Bedah Berkas Perkara Dan Presentasi Putusan | (19/04)

Banda Aceh | ms-aceh.go.id

Bedah berkas perkara.

Memasuki hari kedua kegiatan Bimbingan Teknis Kompetensi Hakim Peradilan Agama Angkatan III Tahun 2012  di hotel Sultan Banda Aceh diadakan bedah berkas. Hal ini dimaksudkan agar peserta dapat mengaplikasikan materi yang telah disampaikan dan untuk mengasah ketajaman analisa peserta dalam memeriksa berkas. Diharapkan dari bedah berkas tersebut, peserta dapat menemukan kesalahan-kesalahan dan mengemukakan pendapat bagaimana seharusnya pemeriksaan perkara tersebut maupun dalam membuat putusan yang baik dan benar.

Dalam kegiatan bedah berkas tersebut peserta dibagi ke 5 (lima) kelompok. Masing-masing kelompok membedah berkas perkara tentang waris yang telah diperiksa dalam tingkat kasasi yang berasal dari Pengadilan Agama Kabupaten Malang dengan register Nomor : 604/Pdt.G/2008/PA.Kab. Malang tanggal 25 Agustus 2008. Bedah berkas tersebut dimulai pukul 14.00 wib sampai dengan pukul 23.00 wib yang diselingi dengan ishoma (istirahat, sholat dan makan). Nampak peserta begitu tekun dan bersungguh-sungguh meneliti setiap lembar yang ada dalam berkas perkara, sepertinya tidak ada yang luput dari pemeriksaan peserta.

Salah seorang peserta yang bernama Drs. H. Abd. Razak Bachtiar, SH. MH yang berasal dari Pengadilan Tinggi Agama Bangka Belitung ketika diwawancarai Redaktur IT mengatakan bahwa bedah berkas tersebut sangat menyita waktu dan kesungguhan karena kita ingin menerapkan apa yang telah disampaikan oleh Yang Mulia Hakim Agung Prof. H. Abdul Manan dalam materi yang beliau paparkan dengan judul Mencari Hakim Pengadilan Agama Yang Ideal. “Kami membedah berkas perkara tersebut sampai pukul 03.00 wib dini hari dengan perbebatan yang cukup alot dengan mengemukakan argumen masing-masing untuk tujuan yang sama, yaitu mencari yang terbaik” kata Hakim Tinggi kita ini yang diiyakan oleh peserta yang lain yang bernama Drs. H. Djamhuri Ramadhan, SH yang berasal dari Pengadilan Tinggi Agama Semarang.

Presentasi Putusan.

Pada esok harinya, sejak pukul 08.00 Wib sampai dengan siang hari diberikan kesempatan kepada masing-masing kelompok untuk mempresentasikan hasil temuannya yang dituangkan dalam putusan pada forum diskusi tentang bedah berkas perkara dengan mengemukakan alasan hukum. Juru bicara kelompok dengan cara dan gayanya masing-masing menyampaikan putusan dalam perkara yang dibedah terutama tentang hukumnya dan amar putusan. Dan, kepada kelompok yang lain diminta untuk memberikan tanggapan atas presentasi tersebut.

Diantara peserta yang memberikan tanggapan adalah peserta yang berasal dari Pengadilan Tinggi Agama Lampung yang menyebutkan bahwa istilah panitera pengganti seharusnya digunakan dengan panitera sidang. Hal ini katanya lebih lanjut sesuai dengan hasil Bimtek yang lalu yang diperoleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Lampung. Atas tanggapan tersebut diluruskan oleh Direktur Pembinaan Tenaga Teknis H. Purwosusilo yang menyatakan bahwa yang disampaikan pada Bimtek yang lalu adalah dengan istilah panitera pengganti, dan dibenarkan oleh Yang Mulia Hakim Agung Prof. H. Abdul Manan.   

Penjelasan nara sumber Yang Mulia Hakim Agung Prof. H. Abdul Manan.

Atas apa yang telah disampaikan masing-masing kelompok, baik presentasi maupun tanggapan atas bedah berkas perkara, lalu diberikan penjelasan dan tanggapan oleh Yang Mulia Hakim Agung Prof. H. Abdul Manan. Dalam penjelasannya, H. Abdul Manan mengatakan bahwa dalam memeriksa perkara menggunakan 3 (tiga) teori yaitu (1). Tehnik analitik (yuridis geometris) (2). Tehnik Equatable (Komistis-keadilan deduktif) (3). Tehnik silogisme, metode penerapan induktif. Dijelaskannya lebih lanjut, bahwa untuk pemeriksaan perkara kebendaan seperti waris, maka teori yang digunakan dalam memeriksa perkara adalah tehnik equatable, yaitu dari yang umum kepada yang khusus. Banyak hal yang dijelaskan oleh Prof. H. Abdul Manan terkait dengan bedah berkas perkara tersebut yang semuanya menjadi bekal bagi peserta dalam pelaksanaan tugas sebagai Hakim Tinggi, yaitu dalam hal memeriksa dan mengadili dan memutus perkara banding maupun dalam melakukan pembinaan kepada pengadilan tingkat pertama dimana pengadilan tingkat banding sebagai kawan depan Mahkamah Agung.  

(H. Abd. Hamid Pulungan)

Rate this item
(0 votes)
back to top
lapor.png maklumat_pelayanan.jpg

HUBUNGI KAMI

Mahkamah Syar'iyah Aceh

Jl. T. Nyak Arief, Komplek Keistimewaan Aceh

Telp: 0651-7555976
Fax: 0651-7555977

Email :

ms.aceh@gmail.com

hukum.msaceh@gmail.com

kepegawaianmsaceh@gmail.com

jinayat.msaceh@gmail.com

LOKASI KANTOR

Mahkamah Syar'iyah Aceh © 2019