msaceh

berita se aceh

berita se aceh (6948)

Ketua MS Calang Menghadiri Acara Hut Ke-11 Kab. Aceh Jaya | (12/4)

 

Ketua MS Calang saat menghadiri acara

Calang | Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Sebagaimana diketahui bahwa Kabupaten Aceh Jaya merupakan kabupaten pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat, dengan lahirnya Undang-Undang RI Nomor 4 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Aceh Barat Daya, Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Nagan Raya, dan Kabupaten Aceh Tamiang, di Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam, yang diundangkan pada tanggal 10 April 2002, saat itu ditanda tangani oleh Megawati Soekarno Putri sebagai Presiden Republik Indonesia.

Pada hari Rabu, tanggal 10 April 2013, Kabupaten Aceh Jaya tepat berumur 11 tahun, maka untuk mensyukuri umur yang masih remaja tersebut Pemerintah Kabuepaten Aceh Jaya memperingati HUT ke-11, dan tahun ini mengambil lokasi acara di halaman Kantor Bupati Aceh Jaya di Jalan Mahkota, Kuala Meurisi, Calang.

Pada acara tersebut selain dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRK setempat dan para pejabat daerah lainnya, juga dihadiri Para Pimpinan yang tergabung dalam Muspida dan Muspida Plus. Ketua Mahkamah Syar’iyah Calang, Drs. Marwan A. Rahman, yang juga termasuk salah seorang anggota Muspida Plus mendapat penghormatan untuk menghadiri acara dimaksud, berdasarkan Undangan Bupati Aceh Jaya Nomor : 005/335/2013 tanggal 20 Maret 2013.

Dalam kata sambutan Bupati Aceh Jaya, Ir. Azhar Abdurrahman, antara lain mengharapkan agar meningkatkan pembangunan dalam segala hal secara bersama-sama, antara Legislatif, Eksekutif dan peran serta masyarakat untuk kemajuan Kabupaten Aceh Jaya ke depan, karena hasil pembangunan Aceh Jaya yang telah kita nikmati selama ini tidak luput dari peran kita semua pihak, maka hal tersebut patut kita bersyukur kepada Allah SWT sebagai Yang Maha Pemberi.

Selain itu Bupati juga menyinggung Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh. ’’Terhadap pelaksanaan qanun tersebut kepada masyarakat Aceh Jaya untuk sementara diharapkan supaya bersabar, menunggu keputusan hasil musyawarah/klarifikasi antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Aceh’’, tandas Ir. Azhar Abdurrahman sebagai Bupati periode kedua yang dilantik pada tanggal 9 Juli 2012 lalu.

Mengakhiri acara HUT ke-11 Kabupaten Aceh Jaya tahun 2013 ini, pembacaan doa dipimpin oleh Kakankemenag Kabupaten Aceh Jaya.

(Tim Redaksi/Husaini).

Read more...

Comment

Ketua MS Calang Melantik Wapan dan Panmud Gugatan | (3/3)

Ketua MS Calang Melantik Wapan dan Panmud Gugatan


KMS Calang, Drs. Muhammad Amin, SH., MH, sedang Melantik Dua orang Pejabat Baru

Calang | calang.ms-aceh.go.id (24/02/14)

Senin(24/02/2014) Disuasana pagi yang cerah pukul 10.00 WIB bertempat di ruang sidang Mahkamah Syar’iyah Calang, Ketua Mahkamah Syar’iyah Calang  Drs. Muhammad Amin, SH., MH. melantik Wakil Panitera dan Panitera Muda Gugatan Mahkamah Syar’iyah Calang. Acara pelantikan iniberlangsung dengan khidmat dihadiri oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Sabang beserta rombongan, seluruh hakim, panitera/sekretaris, para pejabat fungsional/struktural, karyawan/karyawati, tenaga honorer,Ketua Dharma Yukti Karini Cabang Calang  serta  Keluarga besar Mahkamah Syar’iyah Calang.

Berdasarkan SK Dirjen Badilag MA No. 2062/Dj.A/Kp04.6/SK/X/2013tgl 24 Desember2013. Ketua Mahkamah Syar’iyah Calang melantik Juni Kurnia, S.Ag. MH menjadi Wakil Panitera. Sedangkan Panitera Muda Gugatan Surya Dharma, S.Ag., dilantik berdasarkan SK Dirjen MARI No. 2243/Dj.A/Kp04.6/SK/X/2013 tgl 13 November 2013 yang sebelumnya kosong. Sebelum bertugas di MS Calang, kedua pejabat tersebut masing-masing menjabat sebagai Wakil Panitera dan Panitera Muda Gugatan Mahkamah Syar’iyah Sabang.

Acara pelantikan jabatan Wapan dan Panmud Gugatan Mahkamah Syar’iyah Calang ini dirangkaikan dengan acara temu pisah antara pejabat baru, Juni Kurnia, SAg, MHdan Surya Dharma, S.Agdengan pejabat yang lama, Drs. Syamsul Qamar, MH yang mutasi menjadi Wakil Panitera Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe Kelas IBdan Drs. Anwar, yang mutasi menjadi Panitera Pengganti pada MS.Meureudu.

KMS Sabang (dua dari kanan) turut hadir dalam acara pelantikan didampingi WKMS Calang Drs. Adam Muis (ketiga dari kanan)

Dalam perkenalannya Juni Kurnia, S.Ag.,MH. menceritakan tentang keluarga serta perjalanan karirnya dari CPNS sampai mutasi ke MS.Calang, diakhir perkenalannya Juni Kurnia. S.Ag mengatakan bahwa beliau senang bisa melanjutkan karir di MS.Calang, karena disambut dengan penuh rasa kekeluargaan oleh Keluarga besar MS.Calang.

Selanjutnya sebagai orang baru beliau mohon bimbingan dari Bapak Ketua MS.Calang, Wakil dan Panitera dan kerjasama yang baik dengan seluruh unsur yang ada di MS.Calang agar pelaksanaan tugas kedinasan beliau dapat berjalan dengan baik dan beliau dapat memberi konstribusi untuk kemajuan kinerja Mahkamah Syar’iyah Calang.

Setelah acara perkenalan, acara dilanjutkan dengan kata-kata perpisahan yang disampaikan oleh Drs. Syamsul Qamar, MH yang sekaligus mewakili Drs. Anwar yang berhalangan hadir.

Dalam kesan dan pesannya Drs. Samsul Qamar,MH mengatakan bahwa waktu yang beliau lalui bertugas selama 2 tahun satu bulan di MS.Calang terasa begitu singkat, ini karena suasana kekeluargaan dan kebersamaan yang begitu kental mengalir pada semua unsur yang ada di MS.Calang. “Walaupun jauh namun tetap dekat dihati” kata beliau dengan diselingi canda dan dalam suasana yang penuh keharuan. Di akhir kesan dan pesannya Drs. Syamsul Qamar, MH dengan penuh kerendahan hati memohon maaf atas segala kekhilafan yang beliau perbuat dan beliau berpesan agar suasana kekeluargaan harus tetap terjaga.

Kemudian acara dilanjutkan dengan Pengarahan dari Ketua MS.Calang, Drs. Muhammad Amin, SH., MH. Dalam pengarahannya, Ketua MS.Calang mengatakan selamat kepada pejabat yang baru dilantik, semoga dapat menjalankan amanah yang baru ini dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab. Kepada Juni Kurnia, SAg.MH (Wakil Panitera) dan Surya Dharma, S.Ag,(panitera Muda Gugatan)  yang baru pada MsCalang, Ketua  mengucapkan “Selamat datang di Kota Calang, Selamat bergabung di MS Calang, semoga  dapat memberi konstribusi untuk kelancaran kinerja dan kemajuan Ms.Calang”.

Selanjutnya kepada Drs. Samsul Qamar,MH., Ketua MS.Calang mengucapkan terima kasih atas dedikasinya selama bertugas di MS.Calang, pekerjaan yang telah  Pak Samsul Qamar  laksanakan bernilai ibadah dan mendapatkan ganjaran yang setimpal dari Allah, SWT.

Ketua MS.Calang mengatakan, bahwa dengan kedatangan tiga pejabat yang baru ke MS.Calang dan kepindahan tiga orang MS. Calang ke PA dan MS lain, menjadi seimbang, meskipun terdapat keuntungan dan kekurangan. Menurut KMS Calang lebih lanjut, “Keuntungannya adalah jabatan Panmud Gugatan yang tadinya kosong sekarang sudah terisi, sehingga di kepaniteraan semua jabatan panmud telah terisi kecuali Panmud Jinayat”. Dengan demikian akan memperkuat dan akan meningkatkan kinerja di bidang pelayanan masyarakat pencari keadilan.


KMS Calang sedang memberikan Bungong Jaroe Kepada Drs. Syamsul Qamar, MH yang didampingi isteri

Adapun kekurangannya adalah kurangnya majelis hakim, yakni yang sebelumnya tiga majelis sekarang menjadi hanya dua majelis. Karena saat ini hakim yang ada selain pimpinan hanya dua orang. Akibatnya perkara yang masuk disidangkan oleh dua majelis, yaitu majelis A (Ketua) dan majelis B (Wakil Ketua). “Namun demikian, hal tersebut diharapkan tidak mengurangi kinerja penyelesaian perkara”, ujar Ketua MS. Calang menerangkan.

Usai kata sambutan KMS Calang, acara dilanjutkan dengan Pembacaan doa oleh Drs. Razali dan diringi dengan shalawat nabi sebagai pengantar keberangkatan pejabat yang pindah tugas ke tempat tugas yang baru pada MS.Lhokseumawe. Kemudian acara dilanjutkan dengan Pemberian Ucapan Selamat kepada pejabat yang baru dilantik dan diakhiri dengan pemberian Bungong Jaroe (cindera mata) kepada Drs.Samsul Qamar, SH. beserta Isteri.

Setelah pemberian ucapan selamat dari semua yang hadir selanjutnya acara ditutup. (Hendra/ma)

Read more...

Comment

Ketua MS Calang Bersama Masyarakat Aceh Jaya Bersilaturrahmi dengan Kapolda Aceh | (16/5)

Ketua MS Calang Bersama Masyarakat Aceh Jaya Bersilaturrahmi dengan Kapolda Aceh 

Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Herman Effendi

Calang | Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh, Irjen Pol Drs. Herman Effendi, dan rombongan dalam rangka kunjungan kerja ke Polres Aceh Jaya, pada hari Rabu, tanggal 01 Mei 2013, pukul 15.00 WIB, juga menyempatkan untuk bersilaturrahmi dan tatap muka dengan Ketua DPRK, Pejabat Daerah dan Pimpinan SKPK setempat, Muspida dan Muspida Plus serta tokoh masyarakat Kabupaten Aceh Jaya, yang bertempat di aula DPRK Aceh Jaya, Jalan Mahkota Kuala Meurisi, Calang.

Ketua Mahkamah Syar’iyah Calang, dalam hal ini diwakili oleh Wakil Ketua, Drs. Husaini, SH, yang juga termasuk salah seorang anggota Muspida Plus mendapat penghormatan untuk menghadiri acara dimaksud, berdasarkan Surat Undangan Sekda Kabupaten Aceh Jaya Nomor: 005/927/2013 tanggal 29 April 2013.

Setelah acara dibuka oleh Sri Teti Wardani, SE sebagai Protokol, pembacaan ayat-ayat suci al-Qur’an dan shalawat badar oleh Tgk. Tarmizi serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan kata-kata sambutan. Mengawali sambutan disampaikan oleh Sekda Kabupaten Aceh Jaya, Drs. T. Irfan TB, mewakili Pemerintah Kabupaten setempat.  “Kami memohon beribu maaf kepada Bapak Kapolda Aceh karena acara ini tidak dapat ikut serta dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati, karena kedua beliau tersebut dalam seminggu ini masih mengikuti acara dinas dan Diklat di Jakarta”, mengawali sambutan Sekda. Beliau mengucapkan terima kasih banyak kepada Kapolda dan rombongan untuk dapat bersilaturrahmi dan bertatap muka dengan masyarakat Aceh Jaya, semoga kehadiran Kapolda selama sehari ini dapat memberi keamanan dan ketenangan tersendiri bagi masyarakat Aceh Jaya. Selain itu beliau juga menjelaskan tentang geografis dan penghasilan serta penduduk Aceh Jaya yang saat ini berjumlah 83.211 orang pada tahun 2013 dan tahun 2014 telah siap untuk mengikuti percaturan politik, guna memilih Presiden dan Wakil Presiden serta anggota Legislatif (baik pada tingkat pusat maupun Daerah). ”Partai politik dari Aceh Jaya yang akan ikut serta dalam Pemilu yang akan datang berjumlah 15 partai, yang terdiri dari 3 partai lokal dan 12 partai nasional, tambah Sekda”.

Mewakili tokoh masyarakat Aceh Jaya, disilahkan pula Bapak Teuku H. Hamdani. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa menjelang menghadapi persaingan politik pada tahun 2013 dan 2014 yang akan datang masyarakat Aceh Jaya menghadapinya dengan tenang dan aman yang terkendali serta tidak membuat kegaduhan, dibandingkan dengan daerah lain di luar Aceh Jaya ada sebagian Bacaleg yang diperlukan pengamanan khusus dari Kepolisian. Hal tersebut menurut beliau, bahwa Dandim dan Kapolres yang bertugas di Aceh Jaya saat ini sangat sinerji dan kompak dalam menjalankan tugasnya masing-masing di Aceh Jaya. ”Untuk itu beliau mewakili tokoh masyarakat Aceh Jaya sangat mengharapkan kepada Bapak Dandim dan Kapolres serta semua anggotanya masing-masing yang bertugas di Aceh Jaya lebih meningkatkan lagi peran dan tugasnya dalam menjaga keamanan di Aceh Jaya, lebih-lebih lagi menjelang persaingan politik nantinya”, tambah mantan Ketua Pertama DPRK Aceh Jaya dan sekarang juga sebagai Anggota DPR Aceh Antara Waktu dari Partai PPP.

Dalam arahan dan bimbingan Kapolda Aceh, Bapak Irjen Pol Drs. Herman Effendi, pertama-tama beliau memperkenalkan para pejabat Polda Aceh yang ikut hadir, lalu menyampaikan program-program yang telah dikerjakan dan yang akan dikerjakan oleh Polda Aceh. ”Selain program-program yang akan dicanangkan untuk masa berikutnya, Polda Aceh sekarang ini juga melanjutkan program Kapolda sebelumnya, yaitu sawoe sikula, sawoe kudee kuphi, sawoe meunasah, dan sawoe gampong”, ujar Bapak Irjen Pol Drs. Herman Effendi yang baru bertugas sebagai Kapolda Aceh sekitar 3 bulan lalu. Dalam arahan ini Bapak Kapolda Aceh juga menyampaikan antara lain sebagai berikut:

1. Beliau bertugas di Aceh bukan hanya kali ini, tetapi pada tahun 2007 selama 6 bulan beliau juga pernah bertugas di Aceh sebagai Waka

    Polda Aceh. Dalam waktu yang dianggap singkat tersebut juga memberikan kesan yang luar biasa, yaitu memperoleh gelar satu bintang.

2. Polda Aceh saat ini sedang giat-giatnya melakukan pencegahan KKN, baik pada tingkat Polda maupun pada tingkat di bawahnya, yaitu

    Polres dan Polsek. Untuk menghindari KKN tersebut, maka penggunaan keuangan harus dilakukan secara transparansi, selanjutnya

    pertanggungjawabannya disampaikan ke publik melalui media massa.

3. Saat ini Polda Aceh sedang mengadakan penyeleksian bagi pemuda dan pemudi untuk menjadi Calon Bintara dan Calon Tamtama atau

    Calon Polisi. Kepada masyarakat diminta untuk melaporkan ke Polda Aceh terhadap calo-calo yang bermain dalam penyeleksian tersebut

    dengan mengiming-imingkan lulus dan meminta sejumlah uang.

4. Selain menerima laporan calo-calo tersebut, saat ini Polda Aceh juga telah membuka pelayanan keluhan masyarakat via SMS dengan

    nomor 3931. Apabila datang langsung di Polda Aceh untuk menerima hal tersebut juga telah disiapkan gedung khusus yang berwarna

    abu-abu. Dengan membuka pelayanan keluhan masyarakat tersebut maka Polda Aceh dapat meresponi hal-hal yang diinginkan oleh 

    masyarakat Aceh, sekaligus untuk peningkatan tugas Polda Aceh.

5. Tentang pelanggaran hukum yang terbukti menurut hukum yang dilakukan oleh anggota kepolisian Polda Aceh juga tidak segan-segan

    untuk menjatuhkan sanksinya. Saat ini ada 11 personil polisi yang terlibat narkoba yang siap dijatuhi sanksi berupa diberhentikan/dipecat

    secara tidak hormat.

Foto bersama setelah acara Silaturrahmi

Setelah arahan dan bimbingan dilanjutkan pula dengan tanya jawab/dialog antara Kapolda Aceh dengan masyarakat Aceh Jaya yang hadir. Di antara pertanyaannya adalah: 1. Melihat realita tahun-tahun lalu, mengapa calon Polisi dan TNI yang ikut tes berasal dari Aceh Jaya tidak lulus, dimana kelemahannya? 2. Anggota Polisi yang ditempatkan di Aceh Jaya mohon warga yang berasal dari Aceh Jaya atau Aceh secara umum, agar mereka lebih mengikuti kultur dan budaya masyarakat Aceh. 3. Korban tsunami dan konflik Aceh mohon ditempatkan di Polda Aceh atau di Polres.

Menjawab dan menanggapi pertanyaan-pertanyaan tersebut Kapolda memberikan jawaban dan penjelasan sebagai berikut :

1. Berdasarkan laporan dari Kapolres Aceh Jaya, bahwa calon Polisi tahun ini yang mendaftar melalui Polres Aceh Jaya sebanyak 79 orang.

    Diharapkan di antara mereka dapat lulus dalam penyeleksian tersebut.

2. Sistem perengkrutan kelulusan calon Polisi saat ini mengikuti rangking nasional dan daerah. Sedangkan penempatannya pertama-tama

    disesuaikan dengan kuota Polres tempat pendaftaran asal, lebih dari itu baru ditempatkan ke Polres lain, ataupun bisa ke luar Aceh.

3. Membantu korban tsunami dan konflik Aceh sejak pasca musibah tsunami telah dijalani oleh Polda Aceh terhadap pemuda-pemudi yang

    berasal dari Aceh, baik tentang kelulusan maupun naik jabatan dan pangkat dari Polisi yang berasal dari Aceh.

4. Usul dan saran lainnya akan dipertimbangkan kemudian setelah dikaji ulang.

Mengakhiri acara tersebut, menjelang shalat ashar, pembacaan doa dipimpin oleh Kepala KUA Kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya.

(Tim Redaksi/Husaini).

Read more...

Comment

Subscribe to this RSS feed
Banner_Ucapan_Idulfitri1443.jpg KMS_Baru_2022.png Waka_MA.jpg YM_KMA.png lapor.png maklumat_pelayanan.jpg sekretaris_MA.jpg

HUBUNGI KAMI

Mahkamah Syar'iyah Aceh

Jl. T. Nyak Arief, Komplek Keistimewaan Aceh

Telp: 0651-7555976
Fax: 0651-7555977

Email :

ms.aceh@gmail.com

hukum.msaceh@gmail.com

kepegawaianmsaceh@gmail.com

jinayat.msaceh@gmail.com

LOKASI KANTOR

Mahkamah Syar'iyah Aceh © 2019